ilustrasi obat tetes mata (pexels.com/Karolina Grabowska)
Cara penggunaan obat steril tidak sama dengan obat non steril. Penggunaan obat ini harus memperhatikan kesterilannya. Sebelum menggunakan obat, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci tangan untuk meminimalkan kontaminasi. Setiap obat berbeda cara penggunaannya. Diterangkan dalam laman BPOM, berikut informasi lengkapnya:
- Obat tetes mata dan salep mata: Setelah cuci tangan, tengadahkan kepala lalu tarik kelopak mata bawah dan teteskan atau oleskan obat segeralah menutup mata dan biarkan selama 1–2 menit. Setelah selesai, cuci tangan lagi.
- Obat tetes hidung: Bersihkan hidung, tengadahkan kepala, lalu teteskan obat dan tahan posisi kepala selama beberapa menit. Setelah selesai, bersihkan ujung tetes hidung dengan air panas, lalu lap dengan tisu bersih.
- Obat tetes telinga: Miringkan kepala atau berbaring miring, lalu telunjuk diletakkan di depan tragus (tonjolan di depan lubang telinga) dan mendorong ke depan, sedangkan ibu jari dan jari tengah menjepit daun telinga dan menariknya ke atas (untuk orang dewasa) atau ke bawah (untuk anak-anak). Kemudian teteskan obat dan biarkan beberapa menit.
Itu dia hal-hal yang perlu diperhatikan tentang obat steril. Jangan sampai menggunakannya dengan cara yang salah. Pastikan obat layak digunakan demi mencapai efek terapi yang diinginkan.
Jika ada informasi yang membingungkan tentang penyimpanan dan penggunaan obat, tanyakan kepada petugas farmasi, ya.