gambar pasien kanker esofagus yang kritis (unsplash.com/Olga Kononenko)
Gastroesophageal reflux disease atau GERD memang bukan penyakit yang bisa mengancam nyawa. Namun GERD yang kronis bisa memicu terjadinya sejumlah komplikasi serius, di mana beberapa di antaranya mengancam jiwa. Dilansir Medical News Today, komplikasi GERD sendiri bisa meliputi sinusitis, asma yang muncul saat usia dewasa, asam lambung naik ke paru-paru, esofagitis atau peradangan tenggorokan, penyempitan tenggorokan, hingga pendarahan pada kerongkongan.
Komplikasi paling serius yang bisa ditimbulkan oleh GERD adalah kanker kerongkongan. Kanker ini terjadi ketika sel-sel yang melapisi esofagus atau kerongkongan mengalami perubahan DNA dan membuat sel tumbuh lebih cepat. Sel-sel abnormal ini akhirnya membentuk tumor yang menghancurkan jaringan tubuh yang sehat.
GERD memang gak secara langsung bisa menyebabkan kematian, tetapi penyakit ini jelas gak bisa diabaikan. Sebagian besar kasus GERD sebetulnya bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup dan pola makan. Misalnya dengan makan dalam porsi kecil dan menghindari makanan yang dapat memicu timbulnya gejala. Selain itu menurunkan berat badan dan berhenti merokok juga bisa membantu membuat kondisi penderita GERD jadi lebih baik.
Referensi
“Esophageal Cancer — Symptoms and Causes.” Mayo Clinic. Diakses Februari 2026.
“Acid Reflux (GERD).” Cleveland Clinic Health. Diakses Februari 2026.
“Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).” MedlinePlus. Diakses Februari 2026.
“GERD — Symptoms and Causes.” Mayo Clinic. Diakses Februari 2026.
“Can Acid Reflux Kill You?” Medical News Today. Diakses Februari 2026.
“Can Acid Reflux Kill You?” Healthline. Diakses Februari 2026.