Diskusi tentang hantavirus semakin meningkat setelah penyebab kematian aktor Gene Hackman dan istrinya, pianis Betsy Arakawa, terungkap pada 26 Februari 2026 lalu. Keduanya diketahui meninggal akibat infeksi virus hanta atau hantavirus. Ditambah lagi, tiga orang di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar di Samudra Atlantik dilaporkan meninggal dunia akibat virus Andes yang disebabkan oleh hantavirus. Di sisi lain, dua warga Singapura diisolasi setibanya di Singapura setelah terpapar klaster wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius.
Dalam kasus Gene Hackman dan Betsy Arakawa sendiri, kepala pemeriksa medis, Dr. Heather Jarrell, mengungkapkan bahwa Betsy Arakawa meninggal terlebih dahulu akibat sindrom paru-paru hantavirus. Sementara itu, Gene Hackman meninggal karena menderita masalah jantung dan Alzheimer stadium lanjut, yang meninggal beberapa hari kemudian. Dr. Jarrell menjelaskan bahwa kehilangan ingatan yang dialami Hackman sangat parah sehingga Hackman tidak menyadari istrinya sudah tiada.
Di sisi lain, Betsy Arakawa dilaporkan terlihat aktif dan tampak sehat beberapa hari sebelum kematiannya. Jadi, banyak orang yang bertanya-tanya, apa sebenarnya hantavirus itu? Benarkah virus ini membunuh secara tiba-tiba? Seberapa mematikannya hantavirus? Mari, kita cari tahu penjelasannya.
