Kadang sebuah mainan plastik tampak hanya seperti mainan pada umumnya, membuat anak tersenyum dan tertawa. Namun di balik itu, muncul kekhawatiran begitu para peneliti dari University of São Paulo (USP) dan Federal University of Alfenas (UNIFAL) mulai memeriksa isi sebenarnya dari produk-produk tersebut.
Dari 70 jenis mainan yang mereka uji, hampir separuhnya ternyata tidak memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh INMETRO dan Uni Eropa.
Yang membuat para peneliti makin gelisah adalah temuan barium. Sebanyak 44,3 persen mainan memiliki kadar barium yang melampaui ambang batas, beberapa bahkan mencapai 15 kali lipat dari yang diperbolehkan. Masalahnya, paparan logam ini tidak boleh disepelekan. Dampaknya bisa berupa gangguan jantung dan aritmia hingga kelumpuhan dan efek neurologis berat.
Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Exposure and Health pada Agustus 2025, yang menggarisbawahi isu keamanan mainan anak.
