ilustrasi obat (pexels.com/Castorly Stock)
Kabar buruknya, meski memiliki manfaat untuk peningkatan sistem kekebalan tubuh, bawang putih ternyata dapat berinteraksi dengan beberapa obat HIV. Beberapa penelitian melaporkan, bahwa bawang putih dapat menurunkan kadar saquinavir dalam darah, salah satunya yang dilaporkan oleh riset tahun 2002 dalam Clinical Infectious Disease.
Dalam penelitian tersebut, dijelaskan bahwa penggunaan suplemen bawang putih dapat menurunkan kadar saquinavir dalam darah secara signifikan, yaitu sebesar 30 hingga 40 persen.
Mengutip Medline Plus, saquinavir merupakan obat antiretroviral yang masuk dalam kelas obat protease inhibitor. Ia bekerja dengan mengurangi jumlah HIV dalam darah. Ketika jumlahnya menurun, maka efektivitasnya dalam mengurangi virus juga turun.
Pada penelitian lain tahun 2017 dalam International Journal of STD and AIDS, orang dengan HIV juga direkomendasikan untuk menghindari konsumsi bawang putih jika mereka mengonsumsi obat HIV, seperti efavirenz, rilpivirine, dolutegravir, maraviroc, dan elvitegravir yang didukung cobicistat. Hal ini karena dimungkinkan ada interaksi obat.