Di banyak rumah, ikan asin sering menjadi pelengkap nasi hangat, sambal, dan sayur sederhana. Harganya relatif terjangkau, mudah disimpan, dan sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner. Namun, ada satu pertanyaan yang terus muncul di media sosial maupun pembicaraan sehari-hari, yaitu apakah ikan asin dapat menyebabkan kanker nasofaring?
Jawaban singkatnya adalah ya, tetapi konteksnya kompleks.
Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2022, tercatat 18.835 kasus baru kanker nasofaring pada 2022, dengan 14.497 kasus pada laki-laki dan 4.338 pada perempuan (ASR 2.8/100.000); kanker ini menempati peringkat ke‑6 berdasarkan jumlah kasus di Indonesia pada 2022.
Menurut World Cancer Research Fund, China, Indonesia, dan India memiliki jumlah kasus kanker nasofaring tertinggi pada tahun 2022.
Untuk memahami kaitan antara ikan asing dan kanker nasofaring, terus baca artikel ini, ya!
