Temukan kecepatan pendakian yang sesuai untuk tubuh. Hindari memaksakan diri untuk mendaki terlalu cepat, karena dapat menyebabkan kelelahan.
Dengarkan tubuh dan utamakan kenyamanan daripada kecepatan. Berhentilah untuk beristirahat saat kamu lelah. Jika kamu merasa tidak kuat, pertimbangkan untuk segera turun. Ini akan membantumu menikmati pendakian dan mencegah cedera.
Dengan memahami dan menerapkan tips di atas, kamu bisa meminimalkan risiko mabuk ketinggian saat mendaki dan menikmati pengalaman mendaki gunung dengan lebih aman dan nyaman. Ingatlah selalu untuk mendengarkan tubuh, tidak memaksakan diri, serta mempersiapkan fisik dan mental sebelum petualangan di ketinggian. Selamat mendaki!
Referensi
"Altitude Sickness." Better Health. Diakses Februari 2025.
"Travel to High Altitudes." CDC. Diakses Februari 2025.
"Top 7 Tips for Altitude Sickness Prevention." Healthline. Diakses Februari 2025.
Luks, A. M., McIntosh, S. E., Grissom, C. K., Auerbach, P. S., Rodway, G. W., Schoene, R. B., Zafren, K., & Hackett, P. H. (2010). "Wilderness Medical Society Consensus Guidelines for the Prevention and Treatment of Acute Altitude Illness." Wilderness and Environmental Medicine, 21(2), 146–155. https://doi.org/10.1016/j.wem.2010.03.002