St. John’s wort adalah suplemen herbal dari tumbuhan berbunga Hypericum perforatum yang sering digunakan untuk meredakan depresi. Ramuan ini sudah digunakan sejak berabad-abad silam.
Melansir Healthline, suplemen St. John’s wort mengandung sejumlah bahan aktif, termasuk hypericin, hyperforin, dan adhyperforin yang dapat meningkatkan bahan kimia otak tertentu, seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yaitu senyawa pembangkit suasana hati.
Sayangnya, beberapa penelitian melaporkan bahwa suplemen St. John’s wort memiliki interaksi dengan banyak obat-obatan umum, bahkan dapat menyebabkan efek samping yang serius seperti menurunkan efektivitas obat dan menimbulkan gangguan kesehatan lain.
Karena alasan ini, beberapa negara melarang penggunaannya atau hanya bisa didapat lewat resep dokter. Nah, apa saja daftar obat yang bisa berinteraksi negatif dengan suplemen St. John’s wort? Ini ulasannya!
