ilustrasi obat-obatan (unsplash.com/Adam Niescioruk)
Secara garis besar, pengobatan endometriosis dapat dibagi menjadi dua, yaitu menggunakan obat-obatan dan operasi. Obat yang bisa diberikan kepada pasien endometriosis termasuk obat penghilang nyeri dan obat hormonal.
Pemberian obat hormonal bertujuan untuk menghambat pertumbuhan endometriosis sekaligus meredakan nyeri. Obat hormonal akan diberikan untuk jangka panjang dengan rentang waktu bertahun-tahun.
Jika pengobatan menggunakan obat-obatan tidak berhasil, maka operasi akan menjadi pengobatan lanjutan endometriosis. Laparoskopi merupakan salah satu metode pembedahan pada pasien endometriosis.
"Obat hormonal sekarang itu sudah aman. Memang ada banyak obat hormon yang efek sampingnya itu bikin tulang keropos, dan lain-lain, tetapi sekarang obatnya sudah modern dan lebih baru," jelas dr. Luky.
Endometriosis merupakan penyakit yang menyerang banyak perempuan Indonesia. Kondisi ini memiliki dampak bagi berbagai aspek kehidupan pasien, termasuk pekerjaan, kehidupan berkeluarga, dan kehidupan sosial.