Setelah mengetahui tingkatannya, barulah dokter dapat bertindak untuk menyembuhkan.
Untuk "Kelas I", karena sirkulasi darah masih mengalir, dokter akan memperbaiki memar yang diakibatkan dari robeknya jaringan kulit dan cedera tulang jari.
Untuk "Kelas II", karena sirkulasi darah tidak mengalir, dokter akan menganalisis dan menyambungkan kembali pembuluh darah pada jarimu sebelum berfokus pada cedera jaringan kulit dan cedera tulang pada jari.
"Amit-amit jangan sampai ke tingkat ini!"
Untuk "Kelas III", karena sirkulasi darah tidak mengalir, jaringan saraf rusak, dan jaringan kulit yang mendekati tulang ikut sobek, bukan tidak mungkin jarimu dapat diamputasi.
Jari yang terputus karena ring avulsion dapat disambungkan kembali dengan teknologi microsurgery. Meskipun begitu, kamu harus siap menerima kenyataan bahwa jari tersebut tidak akan seprima dulu.
Perawatan ring avulsion pun memakan waktu yang tidak sebentar. Seperti gips pada jari Jimmy Fallon, butuh waktu dari 5 hingga 10 minggu agar tulang jari bisa pulih seperti sedia kala. Itu pun harus diikuti dengan terapi.
Jika kamu terkena ring avulsion, paling cepat adalah kamu segera berobat ke rumah sakit terdekat agar segera dirawat sebelum parah. Untuk meminimalisir cedera, kamu dapat memerban jarimu untuk menghentikan pendarahan dan mengangkatnya ke atas agar tidak terlalu bengkak.
"Lalu, bila jari saya hampir/sudah putus, gimana?"
Amit-amit semoga tidak terjadi. Jika hampir/sudah putus, segera telepon ambulans atau minta pertolongan agar segera dilarikan ke UGD. Lalu, apa yang harus dilakukan dengan jari tersebut?
- Cuci jari yang terputus dengan air mengalir,
- Bungkus jari yang putus dengan kain kasa dan simpan di sebuah kantong, dan
- Tutup kantong tersebut erat-erat dan dinginkan dengan es.
Perhatian! Jangan masukkan jari yang terputus tersebut ke dalam es. Konsekuensinya? Jari tersebut tidak akan bisa disambungkan lagi kalau begitu.