ilustrasi sakit jantung (Pixabay/Pexels)
Penyakit kardiovaskular meliputi gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Kebiasaan minim bergerak dapat memicu penyakit arteri koroner, hipertensi, serangan jantung, dan stroke.
Studi dalam International Journal of Environmental Research and Public Health tahun 2012 menyatakan bahwa waktu luang yang diisi dengan aktivitas fisik tinggi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 20 hingga 30 persen dibandingkan mereka yang beraktivitas fisik rendah.
Dilansir Healthline, olahraga 30 menit per hari setiap lima hari dalam seminggu dapat meningkatkan kesehatan jantung serta menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Aktivitas olahraga ringan yang bisa dilakukan seperti jogging, bersepeda, renang, dan permainan olahraga lainnya.
Saat beraktivitas, jantung akan memompa darah lebih banyak dan mengalirkannya ke seluruh tubuh dengan lebih baik. Selain itu, kalori dan lemak ikut terbakar sehingga dapat mengontrol berat badan dan kolesterol dalam tubuh.