ilustrasi sakit (freepik.com/freepik)
Jika sudah merasakan gejala GERD dan maag, itu adalah tanda bahwa kamu harus segera mengubah diri. Terutama untuk pola hidup dan pola makan harus segera diubah menjadi lebih sehat. Jika tidak berubah, gejala yang awalnya ringan bisa berubah menjadi gejala yang lebih berat.
Walaupun sudah mengetahui cara pencegahannya, tetap waspada dengan rasa tidak nyaman pada perut. Jika gejala GERD dan maag terus berulang bahkan semakin parah, itu adalah tanda untuk segera menemui dokter. Dengan pemeriksaan lebih profesional, akan diketahui bagaimana pengobatan yang tepat.
GERD dan maag apakah sama? Jawabannya adalah tidak. Keduanya berbeda penyebab bahkan gejala yang dirasakan. Untuk itu, harus lebih perhatian dengan rasa tidak nyaman yang terjadi pada tubuh terutama di bagian pencernaan.
Referensi
“Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)”. NCBI. Diakses Januari 2026.
“Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)”. Mayo Clinic. Diakses Januari 2026.
“Gastritis”. NCBI. Diakses Januari 2026.
“Gastritis”. Mayo Clinic. Diakses Januari 2026.
“GERD vs Gastritis: Symptoms, Cause, and Key Difference | Dr. Nitin Jha”. Drnitinjha. Diakses Januari 2026.
“GERD vs Gastritis: How to Know What’s Causing Your Stomach Issues”. German Medical Center. Diakses Januari 2026.