Hemofilia B adalah kelainan perdarahan turunan yang disebabkan oleh kekurangan faktor pembekuan darah IX. Tanpa faktor IX yang cukup, darah tidak dapat membeku dengan baik untuk mengendalikan perdarahan.
Hemofilia B, yang juga dikenal sebagai defisiensi faktor IX atau Christmas disease, merupakan jenis hemofilia kedua yang paling umum. Gangguan ini pertama kali dilaporkan dalam literatur medis pada tahun 1952 pada seorang pasien bernama Stephen Christmas.
Keluarga yang paling terkenal dengan hemofilia B adalah keluarga Ratu Victoria dari Inggris. Melalui keturunannya, gangguan ini diturunkan ke keluarga kerajaan Jerman, Spanyol, dan Rusia, sehingga hemofilia B juga dijuluki "royal disease" atau "penyakit kerajaan".
