Epilepsi adalah kondisi neurologis yang memengaruhi lebih dari 50 juta orang di dunia, menjadikannya salah satu gangguan otak yang paling umum. Meski begitu, masih banyak orang yang tidak memahami apa itu epilepsi, bagaimana cara menanganinya, atau tantangan yang dihadapi oleh orang-orang yang hidup dengan kondisi tersebut.
Kesalahpahaman dan stigma sering kali memperburuk kualitas hidup orang dengan epilepsi, membuat informasi yang akurat dan dukungan sosial menjadi sangat penting.
Setiap tahun, komunitas global penyintas, keluarga, penyedia layanan kesehatan, dan organisasi dukungan menyatukan suara mereka pada Hari Epilepsi Internasional atau International Epilepsy Day, momen untuk berbagi pengetahuan, memecah stigma, dan memperjuangkan hak-hak serta akses layanan yang lebih baik bagi semua orang yang terpengaruh oleh epilepsi.
Hari khusus ini, yang ditetapkan secara strategis pada Senin kedua bulan Februari, memberi peluang bagi orang-orang di lebih dari 120 negara untuk turut serta dalam kegiatan pendidikan, advokasi, dan solidaritas, sekaligus menghubungkan komunitas global dalam misi bersama.
