ilustasi mudik Lebaran (IDN Times/NRF)
Mudik bukan hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga mental. Macet, jadwal padat, dan perubahan rutinitas dapat meningkatkan stres.
Stres diketahui dapat memengaruhi sistem imun dan meningkatkan risiko sakit. Stres kronis dapat mengganggu respons imun tubuh, menurut temuan studi.
Apa yang orang-orang rasakan sebagai masuk angin setelah mudik bisa menjadi sinyal tubuh yang kelelahan dan butuh pemulihan. Memahami penyebabnya membantu kamu mengambil tindakan tepat, seperti beristirahat, menjaga hidrasi, serta memperbaiki pola makan.
Jika keluhan yang kamu alami tak kunjung membaik atau malah memburuk, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. “Common Cold.” Diakses Maret 2026.
Firdaus S. Dhabhar, “Effects of Stress on Immune Function: The Good, the Bad, and the Beautiful,” Immunologic Research 58, no. 2–3 (May 1, 2014): 193–210, https://doi.org/10.1007/s12026-014-8517-0.
Mayo Clinic. “Sitting risks.” Diakses Maret 2026.
Barry M Popkin, Kristen E D’Anci, and Irwin H Rosenberg, “Water, Hydration, and Health,” Nutrition Reviews 68, no. 8 (July 20, 2010): 439–58, https://doi.org/10.1111/j.1753-4887.2010.00304.x.
Aric A. Prather et al., “Behaviorally Assessed Sleep and Susceptibility to the Common Cold,” SLEEP 38, no. 9 (August 31, 2015): 1353–59, https://doi.org/10.5665/sleep.4968.
World Health Organization. “Food safety.” Diakses Maret 2026.