ilustrasi air bersih (unsplash.com/@kimdonkey)
Tanpa air bersih, warga Gaza terpaksa minum atau memasak dengan air yang tercemar. Air tersebut kemungkinan besar penuh dengan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit usus yang parah, seperti disentri dan kolera.
Disentri adalah infeksi usus yang menyebabkan diare mengandung darah atau lendir, kram perut, mual, muntah, dan demam. Sementara itu, kolera adalah penyakit diare akut yang disebabkan oleh infeksi usus dengan bakteri Vibrio cholerae.
Keduanya bisa membuat penderitanya mengalami dehidrasi dan meninggal dalam waktu singkat.
Populasi yang paling berisiko adalah anak-anak karena volume darah mereka jauh lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Anak-anak akan mengalami dehidrasi lebih cepat dibandingkan orang dewasa.
Wabah kolera atau penyakit diare lainnya mungkin berdampak luas pada penduduk Gaza, yang hampir separuhnya berusia 18 tahun ke bawah, menurut PBB. Makin muda usia anak, makin besar risikonya.