Stres adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, ketika stres berlangsung terus-menerus, dampaknya bisa merembet ke mana-mana, salah satunya pada kadar gula darah.
Sekilas, stres dan gula darah tampak seperti dua hal yang tidak berkaitan. Namun sebenarnya, keduanya saling terhubung. Saat tubuh berada dalam tekanan, sistem hormon ikut berubah dan memengaruhi cara tubuh mengatur glukosa. Akibatnya, keseimbangan gula darah bisa terganggu.
Hal ini bisa terjadi baik pada orang dengan diabetes maupun yang tidak. Jika dibiarkan, ketidakseimbangan tersebut bukan hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental.
