Lari selalu dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Tubuh aktif bergerak, kardiorespirasi terlatih, bentuk olahraga rutin, dan mungkin lebih memperhatikan pola makan serta tampak bugar.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir penelitian di bidang olahraga menemukan sesuatu yang cukup menarik, bahwa atlet endurance, termasuk pelari jarak jauh, ternyata memiliki risiko masalah kesehatan mulut yang sebaiknya tidak disepelekan.
Masalahnya bukan cuma gigi sensitif atau bau mulut setelah latihan panjang. Beberapa penelitian menemukan prevalensi karies, erosi enamel, dan gangguan gusi yang cukup tinggi pada atlet endurance. Kok bisa? Ternyata ada kombinasi beberapa faktor yang menyebabkan perubahan signifikan pada kondisi mulut.
