Migrain kerap dianggap sama dengan sakit kepala biasa. Padahal, kondisi ini sebenarnya merupakan gangguan neurologis yang cukup kompleks dan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Migrain biasanya ditandai dengan sakit kepala yang berdenyut, kadang bisa disertai mual, sensitivitas terhadap cahaya dan suara, bahkan gangguan penglihatan yang disebut aura.
Namun, tidak semua migrain memiliki pola yang sama. Secara umum, migrain dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu migrain episodik dan migrain kronis. Perbedaan paling utama di antara keduanya terletak pada frekuensi serangan dan dampaknya terhadap kehidupan penderita. Memahami perbedaannya penting karena pendekatan penanganannya juga bisa berbeda.