Rumah sering dianggap sebagai tempat paling aman untuk bernapas. Pintu tertutup, jendela jarang dibuka, pendingin ruangan menyala—semuanya terasa nyaman. Tapi justru di ruang tertutup inilah polusi udara bisa terjebak dan menumpuk tanpa disadari.
Asap dapur, debu, jamur, sisa bahan kimia dari pembersih rumah, hingga polusi dari luar yang masuk lewat ventilasi bisa membuat kualitas udara dalam ruangan lebih buruk dibanding udara luar. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu gangguan pernapasan, alergi, sakit kepala, hingga memperburuk penyakit kronis.
Kuis ini tidak menggantikan pemeriksaan kualitas udara secara profesional. Namun, dari kebiasaan sehari-hari di rumah, kamu bisa mendapat gambaran awal tentang seberapa besar potensi polusi udara dalam ruangan yang kamu hirup setiap hari.
