Cara terbaik adalah melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum mendaki, seperti:
Periksa gigi terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada karies atau tambalan bermasalah.
Hindari mendaki saat sedang sakit gigi.
Jaga hidrasi selama perjalanan.
Gunakan pasta gigi untuk gigi sensitif.
Bawa obat pereda nyeri sebagai antisipasi.
Jika nyeri muncul saat mendaki, sebaiknya kurangi ketinggian jika memungkinkan, karena tekanan akan kembali normal.
Nyeri gigi saat mendaki merupakan sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres, baik dari gigi itu sendiri maupun lingkungan di sekitarnya. Perubahan tekanan yang terjadi di ketinggian dapat “membuka” masalah yang sebelumnya belum ketahuan. Namun, jangan khawatir, dengan persiapan yang tepat dan pemahaman yang baik, risiko gigi sakit saat mendaki bisa dicegah.
Referensi
Yehuda Zadik, “Barodontalgia,” Journal of Endodontics 35, no. 4 (February 27, 2009): 481–85, https://doi.org/10.1016/j.joen.2008.12.004.
Karl M. Lyons, John C. Rodda, and James A.A. Hood, “Barodontalgia: A Review, and the Influence of Simulated Diving on Microleakage and on the Retention of Full Cast Crowns,” Military Medicine 164, no. 3 (March 1, 1999): 221–27, https://doi.org/10.1093/milmed/164.3.221.
W. Kollmann, “Incidence and Possible Causes of Dental Pain During Simulated High Altitude Flights,” Journal of Endodontics 19, no. 3 (March 1, 1993): 154–59, https://doi.org/10.1016/s0099-2399(06)80512-1.
Seltzer, Samuel, et al. “Pulpal Changes and Pain Mechanisms.” In Seltzer and Bender’s Dental Pulp, rev. ed., edited by Kenneth M. Hargreaves and Harold E. Goodis, xx–xx. Chicago: Quintessence Publishing, 2002.
Pushkar Mehra and Haitham Murad, “Maxillary Sinus Disease of Odontogenic Origin,” Otolaryngologic Clinics of North America 37, no. 2 (April 1, 2004): 347–64, https://doi.org/10.1016/s0030-6665(03)00171-3.
Dawes, Colin. “Salivary Flow Patterns and the Health of Hard and Soft Oral Tissues.” Journal of the American Dental Association 139 (2008): 18S–24S.