Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Studi: Paparan Nikotin dari Ayah Pengaruhi Risiko Diabetes Anak
ilustrasi ayah dan anak bermain sepak bola (pexels.com/Ketut Subiyanto)
  • Paparan nikotin dari ayah dalam studi hewan dikaitkan dengan perubahan metabolisme pada keturunannya.

  • Perubahan tersebut memengaruhi cara tubuh mengatur gula darah dan fungsi hati.

  • Temuan ini menyoroti pentingnya kesehatan ayah sebelum memiliki anak (preconception health).

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pembicaraan tentang kesehatan sebelum memiliki anak sering kali berfokus pada perempuan. Padahal, kondisi kesehatan calon ayah juga dapat memengaruhi perkembangan anak di masa depan.

Penelitian terbaru dari University of California, Santa Cruz, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa paparan nikotin dari ayah mungkin berpengaruh terhadap metabolisme anak. Studi ini dipublikasikan dalam Journal of the Endocrine Society, menyoroti kemungkinan hubungan antara penggunaan tembakau oleh laki-laki dengan risiko gangguan metabolik pada keturunannya.

Walaupun merupakan penelitian terhadap hewan, tetapi temuan penelitian ini

Temuan ini berasal dari penelitian pada hewan, tetapi memberikan gambaran penting bahwa kesehatan ayah sebelum pembuahan mungkin memainkan peran yang lebih besar daripada yang selama ini diperkirakan.

Temuan penelitian

Penelitian dipimpin oleh ahli mikrobiologi dan toksikologi lingkungan Raquel Chamorro-Garcia. Tim peneliti mempelajari tikus jantan yang diberi nikotin melalui air minum, lalu mengamati kondisi metabolisme keturunannya.

Anak-anak tikus tersebut kemudian dibandingkan dengan keturunan tikus yang tidak terpapar nikotin. Hasilnya menunjukkan adanya beberapa perubahan metabolik.

Pada anak tikus betina, peneliti menemukan kadar insulin lebih rendah dan kadar gula darah puasa lebih rendah dibanding kelompok kontrol.

Sementara pada anak tikus jantan, ditemukan kadar glukosa darah lebih rendah saat puasa dan perubahan pada fungsi hati.

Sekilas, kadar gula darah rendah mungkin terlihat sebagai tanda metabolisme yang sehat. Namun, para peneliti menjelaskan bahwa kondisi tersebut muncul saat puasa, yang justru bisa menunjukkan hati tidak bekerja sebagaimana mestinya untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Perubahan ini dikaitkan dengan tahap awal disfungsi metabolik, termasuk kondisi yang dikenal sebagai metabolic dysfunction–associated steatotic liver disease, yang sering ditemukan pada orang dengan obesitas atau diabetes.

Penelitian ini juga menarik karena tikus hanya diberi nikotin murni, bukan asap rokok. Hal ini menunjukkan bahwa efek kesehatan mungkin tidak hanya berasal dari produk pembakaran tembakau, tetapi juga dari nikotin itu sendiri.

Apa artinya bagi kesehatan manusia?

ilustrasi pasangan berkonsultasi dengan dokter (freepik.com/freepik)

Para peneliti menekankan bahwa temuan ini belum berarti bahwa penggunaan nikotin oleh ayah secara langsung menyebabkan diabetes pada anak manusia. Namun, hasil penelitian ini memberi petunjuk penting mengenai bagaimana faktor lingkungan pada ayah dapat memengaruhi keturunannya.

Menurut peneliti, temuan tersebut mendukung gagasan bahwa perawatan kesehatan sebelum kehamilan (preconception care) seharusnya tidak hanya berfokus pada ibu, tetapi juga pada ayah. Kebiasaan seperti merokok, menggunakan rokok elektronik, atau produk nikotin lainnya mungkin memiliki dampak biologis yang lebih luas daripada yang selama ini dipahami.

Diabetes itu sendiri dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kerusakan saraf, serta penyakit ginjal. Karena itu, memahami faktor risiko sejak sebelum kelahiran menjadi makin penting.

Para peneliti juga menyoroti bahwa bentuk konsumsi nikotin modern, seperti vaping atau nicotine pouch, belum sepenuhnya bebas dari risiko kesehatan.

Studi ini menambah pemahaman bahwa kesehatan calon ayah sebelum memiliki anak mungkin berperan dalam membentuk kesehatan metabolik generasi berikutnya. Meskipun penelitian ini masih dilakukan pada hewan, hasilnya membuka pintu bagi penelitian lebih lanjut mengenai dampak paparan nikotin pada manusia.

Temuan ini juga mengingatkan bahwa keputusan terkait gaya hidup, termasuk penggunaan produk tembakau dan nikotin, tidak hanya memengaruhi kesehatan individu. Dalam jangka panjang, pilihan tersebut mungkin ikut membentuk kesehatan anak-anak di masa depan.

Referensi

"Father’s tobacco use may raise children’s diabetes risk." UC Santa Cruz. Diakses Maret 2026.

Stephanie Aguiar, Truman Natividad, Daniel Davis, Carlos Diaz-Castillo, Raquel Chamorro-Garcia, Exposure of male mice to nicotine leads to metabolic dysfunction in their male and female offspring, Journal of the Endocrine Society, Volume 10, Issue 4, April 2026, bvag033, https://doi.org/10.1210/jendso/bvag033.

Editorial Team