Selama tahu waktu dan caranya, kopi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu ibadah maupun kondisi tubuh. Supaya tetap aman dan nyaman, ini beberapa tips minum kopi saat puasa Ramadan yang bisa kamu terapkan:
Kunci utamanya ada pada porsi. Saat puasa, sebaiknya minum kopi cukup satu cangkir kopi dalam sehari. Waktu yang paling aman biasanya setelah berbuka atau sebelum salat Tarawih. Hindari minum kopi terlalu malam, terutama setelah pukul 20.00 karena kafeinnya bisa membuatmu sulit tidur dan akhirnya susah bangun sahur.
Kopi memiliki sifat diuretik yang bisa membuatmu lebih sering buang air kecil dan berisiko dehidrasi. Karena itu, penting untuk menyeimbangkannya dengan asupan air putih yang cukup, sekitar 2 liter per hari. Kamu bisa membaginya saat berbuka, sebelum tidur, dan ketika sahur agar tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa.
Kopi hitam tanpa gula atau tambahan sirup adalah pilihan terbaik saat puasa. Selain bebas kalori, kopi hitam juga tidak membebani sistem pencernaan. Sebaiknya hindari minuman kopi yang manis, menggunakan banyak krimer, atau jenis seperti latte tinggi kalori karena bisa membuat tubuh terasa lebih berat dan cepat haus keesokan harinya.
Kalau perutmu cenderung sensitif, pilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah. Kopi rendah kafein membantu mengurangi risiko asam lambung naik dan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan. Selain itu, kamu juga bisa memilih kopi dengan tingkat keasaman rendah agar lebih ramah untuk lambung.
Kopi yang baru dipanggang atau freshly ground biasanya memiliki aroma dan rasa alami. Selain lebih nikmat, kopi segar juga cenderung lebih stabil kualitasnya dibanding kopi yang sudah lama disimpan. Jika memungkinkan, pilih kopi yang diproses secara alami atau organik untuk mengurangi paparan bahan kimia tambahan.