ilustrasi kasus covid di dunia (unsplash.com/Martin Sanchez)
Varian Mu pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada Januari 2021. Lama-kelamaan, mulai menyebar ke berbagai negara. Tak hanya di Amerika Selatan, kasus COVID-19 akibat varian Mu dilaporkan di Amerika Serikat, Inggris, beberapa negara Eropa, dan Hong Kong.
Secara global, diperkirakan varian Mu "hanya" menyumbang kurang dari 0,1 persen kasus COVID-19. Namun, varian Mu bertanggung jawab atas 39 persen kasus di Kolombia dan 13 persen kasus di Ekuador, mengutip The Guardian.
Sementara itu, di Inggris terdapat 32 kasus akibat varian Mu dan kemungkinan dibawa oleh pelancong. Berdasarkan laporan oleh Public Health England (PHE) di bulan Juli, sebagian besar varian Mu ditemukan di London pada kalangan usia 20-an. Sebagian dari mereka sudah menerima satu atau dua dosis vaksin COVID-19.