ilustrasi obat atau suplemen (pexels.com/Polina Tankilevitch)
Saat membagikan temuan studi ini, para peneliti mengungkap beberapa kekurangan. Pertama, para peneliti mengakui bahwa intervensi tidak melibatkan semua strain Lactobacillus yang berpotensi memiliki pengaruh untuk fertilitas vagina.
Studi ini tidak meremehkan pentingnya mikrobioma untuk kesehatan vagina. Namun, studi ini juga menciptakan beberapa pertanyaan mengenai intervensi demi kesehatan vagina, terutama untuk meningkatkannya sebelum terapi fertilitas.
Bagaimana untuk studi selanjutnya? Dokter Ida berharap studi selanjutnya meneliti strain Lactobacillus lainnya atau transplantasi mikrobiota dari perempuan sehat bisa menjadi solusi.
"Selain itu, menarik untuk mencari tahu apakah mungkin untuk meningkatkan potensi kehamilan bila kita menunda IVF pada pasien dengan mikrobioma buruk hingga pemulihan spontan terlihat selama 1–3 bulan, seperti yang dipaparkan studi ini," tutur Dr. Ida.