ilustrasi operasi (pexels.com/Vidal Balielo Jr.)
Perawatan biasanya termasuk operasi untuk membuat vagina baru (vaginoplasti) atau penggunaan dilator vagina.
Dilator vagina adalah tabung bundar kecil yang ditekan seseorang ke area vagina. Seseorang perlu melakukan ini selama 15-20 menit sehari.
Beberapa orang mungkin merasa ini lebih mudah dilakukan setelah mandi, karena kulit akan menjadi lembut dan akan meregang dengan baik. Dilator vagina mungkin lebih cocok untuk mereka yang memiliki lesung pipit di area vagina.
Vaginoplasti
Menurut sebuah laporan dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research tahun 2014, prosedur bedah adalah sebagian besar dari perawatan vaginal atresia. Seorang ahli bedah akan membuat saluran di dalam jaringan antara rektum dan kandung kemih.
Ada dua jenis vaginoplasti yang dapat dilakukan oleh ahli bedah:
- Cangkok kulit: Ini melibatkan pengambilan kulit dari bokong dan menempatkannya di atas cetakan untuk membuat vagina. Dokter bedah kemudian akan membuat sayatan kecil di tempat vagina seharusnya berada dan memasukkan cetakannya. Hal ini membuat bagian dalam vagina.
- Vaginoplasti usus: Ini melibatkan pengangkatan sebagian usus besar. Dokter bedah kemudian akan menutup salah satu ujung usus dan menjahit usus besar ke sisa vagina yang akan berfungsi sebagai lubang vagina. Seorang ahli bedah akan menempatkan cetakan di vagina selama 3 hari.
Sebagai alternatif, ahli bedah dapat melakukan pull-through vaginoplasty. Seorang ahli bedah dapat meregangkan bagian vagina yang ada untuk membuat lubang. Ini bekerja paling baik untuk celah kurang dari 3 sentimeter. Jika celahnya lebih besar dari itu, seseorang mungkin memerlukan cangkok kulit.
Masih bersumber dari studi kasus dalam The Pan African Medical Journal tahun 2020, apabila vaginal atresia tidak memengaruhi rahim dan ovarium, mungkin saja perempuan bisa hamil dan memiliki bayi. Seseorang yang menjalani vaginoplasti untuk vaginal atresia dapat memiliki anak serta mampu memiliki kehidupan seks yang memuaskan.
Setelah membaca ulasan di atas, kini kita tahu bahwa vaginal atresia adalah kelainan bawaan yang disebabkan oleh pembentukan vagina yang tidak sempurna yang tergolong langka. Kabar baiknya, terdapat opsi perawatan seperti dilator vagina dan vaginoplasti.
Penulis: Dian Rahma Fika Alnina