Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Rekor Wow Project Hail Mary, Rating 94 Persen-Debut Box Office Rp1 Triliun
Project Hail Mary (dok. Amazon MGM Studios/Project Hail Mary)
  • Project Hail Mary meraih rating 94 persen di Rotten Tomatoes dan 96 persen dari penonton, menjadikannya film dengan skor tertinggi dalam karier Ryan Gosling.
  • Film ini mencetak debut box office terbesar tahun 2026 dengan pendapatan Rp1,3 triliun di Amerika Utara, sekaligus rekor pembukaan tertinggi untuk film non-waralaba.
  • Secara global, Project Hail Mary menembus Rp7,1 triliun dan menjadi film terlaris Amazon MGM Studios sepanjang masa, bahkan sempat diputar di stratosfer bumi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Film fiksi ilmiah terbaru Project Hail Mary (2026) sukses mencuri perhatian sejak hari pertama penayangannya. Film adaptasi novel Andy Weir yang dibintangi Ryan Gosling ini langsung melesat di box office dan menjadi perbincangan hangat di kalangan sinefil. Tak cuma cerita dan visualnya yang wow, tapi juga pencapaiannya yang benar-benar "out of this world."

Disutradarai oleh Phil Lord dan Christopher Miller, film ini membuktikan bahwa proyek orisinal masih bisa bersinar di tengah dominasi franchise besar dan proyek prekuel/sekuel nostalgia. Berikut deretan pencapaian luar biasa yang bikin Project Hail Mary layak disebut absolute cinema!

1. Raih rating nyaris sempurna di Rotten Tomatoes

Project Hail Mary (dok. Amazon MGM Studios/Project Hail Mary)

Sejak awal perilisannya, Project Hail Mary langsung mencatatkan skor kritikus sebesar 95 persen sebelum stabil di angka 94 persen. Yang lebih mengesankan, audience score-nya mencapai 96 persen, menandakan sambutan luar biasa dari penonton.

Capaian ini bahkan menjadikan Project Hail Mary sebagai film dengan rating tertinggi dalam karier Ryan Gosling, melampaui film-film ikoniknya seperti Drive (93 persen), La La Land (91 persen), hingga The Nice Guys (91 persen). Amaze, amaze, amaze!

2. Debut box office terbesar tahun 2026

Project Hail Mary (dok. Amazon MGM Studios/Project Hail Mary)

Project Hail Mary membuka minggu mereka dengan pendapatan sebesar 80,6 juta dolar AS atau sekitar Rp1,3 triliun di Amerika Utara. Angka tersebut resmi membuat PHM sebagai debut terbesar tahun 2026, mengungguli film waralaba Scream 7 yang sebelumnya mencatat 63 juta dolar AS.

Lebih dari itu, film ini juga mencetak rekor sebagai pembukaan hari pertama terbesar sepanjang masa untuk film non-waralaba. Sebuah pencapaian langka di era dominasi sekuel dan reboot. Bahkan, kemampuannya untuk bertahan di box office akhir pekan dianggap mengungguli Oppenheimer (2023).

3. Tembus Rp6,7 triliun, jadi salah satu film terlaris tahun ini

Project Hail Mary (dok. Amazon MGM Studios/Project Hail Mary)

Secara global, Project Hail Mary berhasil meraup lebih dari 420 juta dolar AS atau sekitar Rp7,1 triliun (Rp17.009 per 1 dolar AS), saat artikel ini ditulis. Menurut laporan Box Office Mojo, angka ini menempatkannya sebagai salah satu film Hollywood terlaris tahun 2026 sejauh ini.

Film ini hanya kalah dari Pegasus III yang meraih 614 juta dolar AS atau Rp10,4 triliun. Menariknya, Project Hail Mary bukanlah sekuel, yang sekali lagi menegaskannya sebagai salah satu film orisinal paling sukses secara komersial dekade ini.

4. Jadi film terlaris sepanjang masa Amazon MGM Studios

Project Hail Mary (dok. Amazon MGM Studios/Project Hail Mary)

Keberhasilan box office film ini juga menjadi tonggak sejarah bagi Amazon MGM Studios. Dalam waktu hanya 10 hari sejak perilisannya, Project Hail Mary sudah meraih 300,8 juta dolar AS secara global, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Creed III (2023) dengan 276,1 juta dolar AS.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Amazon sebagai pemain besar baru di industri perfilman global. Amazon bukan sekadar platform streaming saja, tapi juga mampu bersaing di ranah bioskop.

5. Film pertama yang diputar di stratosfer bumi

Project Hail Mary (dok. Amazon MGM Studios/Project Hail Mary)

Setelah melakukan premiere film di bioskop mewah dengan IMAX 70 mm, Project Hail Mary memilih jalur yang… lebih tinggi (literally). Film ini mencetak sejarah sebagai film pertama yang diputar di stratosfer, dengan layar IMAX khusus yang dikirim hingga ketinggian 110.000 kaki atau sekitar 33.500 meter di atas permukaan bumi.

Bayangkan menonton film dengan latar belakang planet biru kita sendiri, sebuah langkah marketing yang sama ambisiusnya dengan cerita filmnya. Tak cuma itu, para awak Artemis II juga menonton Project Hail Mary sebelum meluncur ke bulan. Asyik banget!

Dengan sederet pencapaian tersebut, Project Hail Mary bukan cuma sukses sebagai film box office, tapi juga sebagai fenomena budaya dan industri film global. Belum nonton? Yuk, langsung cek bioskop terdekat!

Editorial Team