Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Review Project Hail Mary: Film Sci-Fi Ryan Gosling dengan Visual Keren

Review Project Hail Mary: Film Sci-Fi Ryan Gosling dengan Visual Keren
Still cut film Project Hail Mary menampilkan Ryan Gosling (dok. Sony Pictures/Project Hail Mary)
Intinya Sih
  • Project Hail Mary adalah film sci-fi garapan Phil Lord dan Christopher Miller, dibintangi Ryan Gosling sebagai Ryland Grace yang menjalankan misi menyelamatkan Bumi dari ancaman Astrophage.

  • Film ini menonjol lewat visual realistis hasil penggunaan set fisik dan practical effects, menghadirkan pengalaman sinematik luar angkasa yang memanjakan mata terutama saat ditonton di layar IMAX.

  • Kisah persahabatan antara Grace dan Rocky juga menjadi daya tarik film, diperkuat akting solid Ryan Gosling serta dukungan pemain lain yang membuat cerita terasa hidup.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah dinantikan, Sony Pictures Indonesia akhirnya membawa film Project Hail Mary ke Indonesia. Film karya Phil Lord dan Christopher Miller ini menjadi film bergenre sci-fi yang dibintangi Ryan Gosling. Bahkan, aktor asal Kanada itu pun turut bertindak sebagai produser dalam film ini.

Melalui cerita yang disuguhkan, film Project Hail Mary mengajak penonton untuk melihat lebih dekat perjalanan Ryland Grace dalam sebuah misi menyelamatkan Bumi. Namun, apakah film ini layak untuk ditonton di bioskop? Berikut review film Project Hail Mary dari IDN Times!

Table of Content

Sinopsis Project Hail Mary (2026)

Sinopsis Project Hail Mary (2026)

Sekarang, coba bayangkan dulu bagaimana jadinya ada seorang guru sains yang terbiasa mengajar anak-anak di kelas malah ditunjuk untuk menyelamatkan dunia? Kalau kamu jadi gurunya, mungkin akan terasa terkejut. Premis itulah yang diangkat dalam film Project Hail Mary.

Bagi kamu yang belum tahu, film Project Hail Mary merupakan adaptasi novel berjudul sama karya penulis The Martian, Andy Weir. Ceritanya mengikuti seorang guru sains di sekolah menengah bernama Ryland Grace (Ryan Gosling) yang terbangun dari koma panjang di sebuah stasiun luar angkasa tanpa mengetahui bagaimana ia bisa sampai di sana.

Grace juga menjadi satu-satunya orang yang masih hidup karena awak lainnya telah meninggal dalam pesawat luar angkasa itu. Ketika ingatannya mulai pulih kembali, barulah Grace menyadari bahwa ia adalah ilmuwan terpilih untuk menjalankan misi menyelamatkan Bumi dari ancaman Astrophage.

Dalam perjalanannya, Grace ternyata gak benar-benar sendirian sebab ia bertemu dengan alien berbentuk menyerupai laba-laba yang terbuat dari batu bernama Rocky. Usut punya usut, Grace dan Rocky menjadi harapan terakhir bagi planet mereka masing-masing. Keduanya pun bekerja sama untuk memecahkan masalah Astrophage yang juga berdampak bagi galaksi.

Project Hail Mary
2026
3.8/5
Directed by Phil Lord, Christopher Miller
Producer

Rachel O'Connor, Ryan Gosling, Amy Pascal, Christopher Miller, Phil Lord, Aditya Sood, Andy Weir

Writer

Drew Goddard

Age Rating

R13+

Genre

Sci-Fi, Cerita fiksi, Petualangan

Duration

157 Minutes

Release Date

08-04-2026 (Indonesia)

Theme

Adaptasi novel, misi luar angkasa, persahabatan

Production House

Lord Miller, Amazon MGM Studios, Pascal Pictures, Open Invite Entertainment, Waypoint Entertainment

Where to Watch

Cinema XXI, CGV, Cinepolis

Cast

Ryan Gosling, James Ortiz, Sandra Hüller, Lionel Boyce, Milana Vayntrub

Trailer Project Hail Mary (2026)

Cuplikan Film Project Hail Mary (2026)

1. Cerita seru dengan ritme yang terasa lambat

Kalau boleh jujur, sebenarnya cerita yang dihadirkan dalam film Project Hail Mary tampak seru untuk diikuti. Alur maju-mundur yang disuguhkan film ini tampak dijahit dengan rapi dalam setiap transisi adegannya. Alur tersebutlah yang membuat penonton gak sekadar nonton saja, tapi juga seperti menyusun kepingan puzzle yang pada akhirnya merangkai keseluruhan cerita film Project Hail Mary.

Akan tetapi, seiring berjalannya cerita di layar, saya merasa ritme cerita yang ditampilkan terasa begitu lambat. Walau membutuhkan waktu untuk benar-benar dapat memahami ceritanya, saya masih bisa menikmati film ini secara keseluruhan. Untuk diketahui, Project Hail Mary memiliki durasi yang terbilang panjang, yaitu 157 menit atau 2 jam 37 menit. Bagi kamu yang suka dengan film sci-fi dengan tema perjalanan luar angkasa, sepertinya durasi panjang tersebut bukan masalah yang serius.

2. Tampilkan visual yang benar-benar memanjakan mata

Bagian yang gak kalah menarik dari film Project Hail Mary terletak pada visualnya yang memanjakan mata. Sebagai salah satu orang yang sudah menontonnya secara langsung di IMAX, saya sangat puas dengan visual yang tersaji pada Project Hail Mary.

Untuk diketahui, film satu ini mengambil pendekatan yang sangat berbeda untuk sisi visualnya. Menurut laporan Gulf News, alih-alih bergantung pada green screen, tim produksi justru membangun set fisik yang besar dan memakai teknik practical effects untuk menciptakan lingkungan luar angkasa yang lebih realistis.

Hasilnya? Visual yang disuguhkan sepanjang film bermain di layar benar-benar mendukung ceritanya. Mulai dari set pesawat luar angkasa sampai permainan warna cahaya yang seperti membuat penonton benar-benar masuk ke dunia Grace saat melakukan perjalanannya ke luar angkasa.

Kemudian, jangan lupakan pula aspek sinematografi yang dihadirkan dalam Project Hail Mary. Menurut saya, teknik pengambilan gambar pada adegan di luar angkasa sudah tepat karena mampu membuat penonton ikut merasa terbawa dengan suasana yang dihadapi Grace.

3. Persahabatan Grace dan Rocky yang bikin emosi penonton naik-turun

Sepanjang cerita, film ini bisa dibilang juga menjadi menarik berkat kehadiran kisah persahabatan Grace dengan Rocky. Chemistry Grace dan Rocky begitu terasa nyata sampai emosi penonton juga dibuat naik-turun seperti 'roller coaster' karena interaksi persahabatan mereka tidak hanya membuat penonton tertawa, tapi juga mengundang momen emosional penuh haru dan sedih.

Di sisi lain, kemampuan yang diperlihatkan Ryan Gosling dalam film ini gak usah diragukan lagi. Sebagai sosok yang paling sering muncul di sebagian besar durasi film, Ryan mampu menampilkan aktingnya sebagai Ryland Grace. Menurut saya, pemilihan Ryan sebagai Grace sudah dirasa tepat, apalagi dengan kehadiran James Ortiz sebagai sosok di balik Rocky dan Sandra Hüller sebagai pemeran pendukung yang juga mampu menghidupkan cerita lewat kemampuan aktingnya.

4. Apakah film Project Hail Mary untuk ditonton di bioskop?

Jika ditanya film Project Hail Marry worth it ditonton atau tidak, saya bisa mengatakan kalau film Project Hail Mary bisa menjadi pilihan menarik untuk disaksikan di bioskop kalau kamu memang sedang ingin menonton film sci-fi bertema luar angkasa. Apalagi, pengalaman menonton secara visual lebih 'ngena' banget dengan menontonnya langsung di bioskop.

Film Project Hail Mary sudah tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (8/4/2026). Bila kamu penasaran dengan visual dan cerita lengkapnya, maka jangan sampai lewatkan kesempatan untuk nonton di bioskop selagi masih tayang, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
Retno Rahayu
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Hype

See More