Potret peresmian balon raksasa Pelangi Di Mars di Jakarta, Kamis (19/2/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Upie dan Dendi membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar lima tahun untuk bisa menggarap film Pelangi di Mars. Upie bercerita, pihaknya membangun studio dan teknologi canggih terlebih dahulu sebelum akhirnya mulai membuat film.
"Bisa dibilang ini film dibuat cukup lama, 5 tahun. Tiga tahunnya kita habiskan untuk membuat pabriknya karena kami merasa teknologi CGI, animation, dan lain-lain, ya kami bikin dulu. Tiga tahun kami R&D, kami melakukan banyak hal yang mungkin tidak semua orang mau melakukannya, dan dua tahun terakhir kita buat film ini," beber sutradara kelahiran 1976 ini.
Upie tak menampik mengerjakan proyek ini memiliki banyak kesulitan yang dihadapi. Walau begitu, Upie dan Dendi tetap menjalani setiap proses yang berjalan. Terlebih lagi, mereka juga dibantu sekitar 300 animator dari berbagai animation house saat mengerjakan project film Pelangi di Mars.
Persiapan film Pelangi di Mars sekarang sudah hampir rampung dan siap mewarnai bioskop Indonesia saat Lebaran 2026. Bagi kamu yang ingin melihat film Pelangi di Mars, harap bersabar dulu sampai tayang resmi.