Manoj Punjabi di konferensi pers "402: Rumah Sakit Angker Korea" di MD Place Tower 1, Jakarta, Kamis (16/4/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
Sebagai produser yang sudah lama berkecimpung di industri film, Manoj menyadari bahwa horor adalah genre yang sangat diminati di Indonesia. Bahkan, ia menyebut setengah dari penonton memiliki ketertarikan pada genre ini.
"Kita semua tahu horror sangat diminati oleh masyarakat kita. Berapa? 50%. Dan kelebihan MD (Pictures), salah satu strength-nya selain membuat drama, drama religi atau drama cinta, horror selalu jadi expertise kita," jelasnya.
Namun, baginya, membuat film horor tidak semata-mata hanya dengan mengandalkan formula lama. Ia ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan lebih segar.
"Genrenya horror, tapi apalagi yang beda? Kalau kita ulang-ulang juga kan ga exited, kayak ga ada sesuatu yang baru untuk penonton dan masyarakat yang mencintai film Indonesia," lanjut Manoj.
Produser kelahiran Jakarta 53 tahun silam ini pun mengaku bahwa horor ala Gonjiam Haunted Asylum adalah genre favoritnya. Tak ayal kalau ia menaruh ekspektasi tinggi pada proyek ini.
"Saya exited, dan Gonjiam bagi saya (adalah) favorite genre saya. Karena konsep ini tuh susah dibikin. Gak ada formula yang biasanya dilakukan. Di sini ada eksperimental juga, dan sutradaranya berani bereksperimen. Nah, di situ saya lebih semangat, 'Oke, ayo'," tambahnya.