TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Paling Ditunggu, Ini 5 Hal Mengejutkan dari Film Dilan 1990

Akting Iqbaal bikin penasaran banget

instagram.com/vaneshaass

Jakarta, IDN Times - Gala Premiere dari film Dilan 1990 diselenggarakan pada Selasa (16/1) malam. Bertempat di CVG Blitz Megaplax, Grand Indonesia, Jakarta, acara ini dihadiri oleh sutradara, produser dan juga para  pemain dari film Dilan 1990. Pada kesempatan gala Premiere ini film Dilan 1990 diputarkan secara serentak di 11 auditorium yang ada.

Sempat mengundang pro dan kontra di awal terpilihnya para cast, ternyata film Dilan 1990 punya banyak kejutan lho. Simak di bawah ini.

1. Akting Iqbaal

instagram.com/vaneshaass

Berperan sebagai Dilan yang dicintai banyak orang menjadi tantangan tersendiri bagi Iqbaal. Bukan hanya tantangan saat proses syuting berlangsung, bahkan juga saat Iqbaal harus menerima banyak kritik dan komentar tidak sedap mengenai terpilihnya dirinya sebagai Dilan dalam film ini.

Namun Iqbaal mampu berakting dengan sangat baik dalam film Dilan ini. Membawakan Dilan yang kaku bahasanya, sopan pada bundanya, sayang pada Milea, garang diantara temannya sampai panglima perang di geng motornya diperankan Iqbaal secara maksimal.

Fajar Bustomi selaku sutradara film dalam keterangannya dengan media mengatakan bahwa awalnya ia juga bingung saat Iqbaal yang dipilih sebagai Dilan. "Bukannya masih kecil ya? Awalnya mikir gitu," kata Fajar.

Ditanya soal komentar Fajar tentang hasil dari peran Iqbaal sebagai Dilan, Fajar mengaku puas. " Sesuai dengan ekspektasi? Sangat. Sangat. Ketika baca lagi novel-novelnya. Membayangkan Dilan itu jadi dia aja udah, gak bisa yang lain," kata Fajar.

Bagi Iqbaal sendiri film Dilan ini memiliki makna tersendiri. "Satu kata untuk film Dilan bagi gue, pembuktian," Kata Iqbaal.

2. Chemistry pemain

instagram.com/vaneshaass

Hasil akhir yang baik dari film Dilan 1990 ini tidak akan maksimal jika tidak ada chemistry yang baik antar pemainnya. Para pemain Dilan 1990 ini sendiri memiliki chemistry yang baik satu dengan yang lainnya. Tidak hanya dengan lawan main langsung mereka, namun juga pada keseluruhan cast yang ikut berperan, sekecil apapun perannya.

Terlebih chemistry yang ditunjukkan oleh pemeran utama Iqbaal dan Vanesha yang memerankan tokoh Dilan dan Milea. Chemistry keduanya begitu terasa baik dalam film maupun saat mereka duduk bersama untuk bertemu awak media.

Ditanya soal adanya perasaan yang ikut tumbuh diantara keduanya saat syuting, Vanesha angkat bicara. "Rasanya pasti ada, emang harus saling mencintai Milea-Dilan," kata Vanesha diiringi senyuman.

Baca juga: 3 Alasan Kamu Wajib Nonton Film Dilan 1990, Nostalgia Romansa SMA

3. Iqbaal mengisi soundtrack

instagram.com/falconpictures_

Salah satu bentuk totalitas Iqbaal dalam film Dilan ini tidak hanya dari pendalaman peran dan usahanya memerankan Dilan sebaik-baiknya, namun juga persembahannya dalam film ini. Iqbaal dalam film Dilan 1990 mengisi salah satu Official Soundtrack (OST) yang berjudul "Rindu Sendiri." 

Iqbaal mengakui sejak awal memang sudah menjadi kesepakatan bahwa dirinya akan mengisi salah satu OST dalam film Dilan 1990. "Gue emang bilang gue mau jadi Dilan tapi gue mau improve," kata Iqbaal menjelaskan.

4. Ending film

instagram.com/iqbaal.e
Selain banyak kalimat-kalimat manis ala 90-an yang disampaikan, pada akhir film ini sang sutradara hanya berharap penonton pulang dengan wajah yang bahagia. "Semoga keluar habis nonton semuanya bahagia," kata Fajar, permintaan dan harapan yang sederhana.

Film Dilan 1990 ini tidak lantas dapat dikategorikan ke sad ending maupun happy ending. Sama seperti novelnya, masih ada kisah Dilan 1991 yaitu novel kedua dari Dilan 1990. Sapaan terakhir yang penonton dapatkan bukan "Tamat"  namun "Sampai jumpa di Dilan 1991". Hmm, apa maksudnya kira-kira?

Baca juga: 5 Fakta Hubungan Dilan dan Milea Dibalik Layar, Cinlok Gak Ya? 

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya