TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Pelajaran yang Didapat dari Drama Korea Angel's Last Mission-Love

Bukan drama romantis biasa

soompi.com

Setiap drama Korea memiliki alur dan tema cerita yang selalu saja menarik untuk ditonton. Meski tidak meninggalkan ciri khas kisah romantis yang manis, tapi ada juga pelajaran yang bisa kita ambil setelah menontonnya.

Salah satunya lewat Kdrama Angel's Last Mission-Love. Drama besutan KBS2 yang tayang pada Mei 2019 lalu ini menceritakan tentang kisah balerina dengan bumbu intrik politik perebutan kepemimpinan sebuah yayasan teater balet. Bukan hanya itu, kisah persaingan balerina pun mewarnai cerita drama yang satu ini, baik tentang keinginan menjadi penari utama sampai dengan kisah cintanya.

Menariknya, dalam setiap episode bukan hanya menyuguhkan romantisme biasa tapi juga pelajaran-pelajaran moral yang dapat diambil. Mau tahu apa saja? Yuk, simak.

1. Menampilkan kehidupan balerina yang gak selalu indah

ahjummamshies.wordpress.com

Saat melihat pertunjukan balet, yang tertangkap selalu tentang keindahan. Baik itu gerakan tarian maupun kecantikan sang balerina, keduanya benar-benar tampak sempurna. Padahal sebenarnya dibalik keindahan dan kesempurnaan tadi, ada banyak rasa sakit dan perjuangan yang harus mereka lewati. Berlatih dan berlatih menjadi rutinitas yang tidak pernah ditinggalkan oleh balerina.

Bukan hanya demi kesempurnaan tarian, tapi juga stamina fisik mereka yang jika dilewatkan justru mengakibatkan penurunan performa. Belum lagi tuntutan penampilan fisik yang harus proporsional, tak jarang membuat sebagian balerina harus menanggung risiko anoreksia ataupun bulimia.

Baca Juga: 5 Profesi yang Sering Dijadikan Tokoh Cerita dalam Drama Korea

2. Setiap kejahatan tidak harus dibalas dengan kejahatan juga

soompi.com

Berbagai pengalaman buruk yang dialami Lee Yeon Seo, ada andil dari kejahatan yang diperbuat oleh keluarganya sendiri. Mulai dari tragedi yang membuat dia kehilangan penglihatan, kecelakaan mobil yang merenggut nyawa pamannya, sabotase donor kornea mata, sampai upaya pencegahan pengembalian hak kepemimpinan sebagai penerus Yayasan Fantasia.

Meski rentetan kejahatan telah dialami, Yeon Seo kemudian memilih untuk hanya berjuang demi haknya dan tidak membalas pada pelakunya. Di sinilah peran Kim Dan mulai tampak. Dengan cintanya yang tulus, akhirnya mampu mengembalikan cahaya hidup Yeon Seo tanpa pembalasan dendam. 

3. Satu kekurangan akan membuat kelebihan lain dari diri muncul

channel-korea.com

Tragedi jatuhnya lampu panggung memang telah merenggut penglihatan Lee Yeon Seo. Hal ini bukan hanya memaksa Yeon Seo harus melepas karir baletnya tapi juga membuat perangainya berubah. Meskipun begitu, ternyata kepekaan indera Yeon Seo yang lain menjadi lebih tajam. Baik pendengaran, penciuman, maupun ingatan tentang benda dan suara benar-benar luar biasa.

Kelebihan inilah yang kemudian membuat Yeon Seo jadi tidak mudah diremehkan meski telah kehilangan penglihatan.

4. Obsesi adalah bentuk dari ego, bukan lagi tentang kasih sayang

mykorea.id

Kejahatan demi kejahatan yang dilakukan oleh Geum Ru Na pada akhirnya terkuak. Semua berawal dari obsesinya sebagai kakak yang selalu ingin mewujudkan keinginan adiknya, Geum Ni Na. Mulai dari keinginan menjadi penari utama di panggung teater Fantasia sampai dengan melenyapkan Lee Yeon Seo.

Meski tampak seperti bentuk kasih sayang, tapi sebenarnya perbuatan Ru Na hanyalah ego semata. Kasih sayang sejati bukanlah dengan selalu mewujudkan keinginan tanpa kecuali. Ru Na salah mengartikan kasih sayangnya hingga membuat dia jatuh dalam obsesi hingga memicu tindak kejahatan.

Baca Juga: 5 Drama Korea yang Mengangkat Cerita tentang Koki, Bikin Laper Baper!

Verified Writer

T y a s

menulis adalah satu dari sekian cara untuk menemui ketenangan

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya