Cure (dok. Criterion/Cure)
Masalahnya, saking banyaknya opsi, kamu berpotensi kesulitan menentukan film yang bisa ditonton, nih. Namun, biasanya film-film klasik karya sutradara legendaris Jepang, seperti Akira Kurosawa (Ikiru, High and Low) dan Yasujirō Ozu (Ohayo, Tokyo Story), selalu masuk daftar. Tambahkan kombinasi film-film kontemporernya Hirokazu Koreeda (Still Walking, Shoplifters) dan Ryusuke Hamaguchi (Asako I & II, Evil Does Not Exist). Boleh juga ditambah dengan film-film noir dan absurdnya Takeshi Kitano (Kids Return, Violent Cop), Shinya Tsukamoto (Bullet Ballet, Tokyo Fist), dan Takashi Miike (Audition, First Love).
Jangan lupa pula memberi apresiasi kepada sutradara perempuan Jepang, macam Miwa Nishikawa (Wild Berries, Sway) dan Naomi Kawase (Sweet Bean, True Mothers). Kamu juga bisa coba memilah film berdasar trope dan topik besar. Kalau suka drama sekolahan, misalnya, coba Swing Girls (2004), Linda Linda Linda (2008), dan Waterboys (2001). Pencinta horor bisa coba Cure (1997) dan Pulse (2001) karya Kiyoshi Kurosawa. Memilih film dari aktor/aktris favorit juga bisa kamu lakukan, nih. Tak perlu minder, kadang dari sosok yang kamu suka atau gemari itulah, kamu bisa berkenalan dengan genre dan trope yang sebelumnya kamu hindari.