Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
The Cure
The Cure (facebook.com/The Cure)

Intinya sih...

  • The Cure — Robert Smith: Robert Smith menjadi satu-satunya anggota asli The Cure setelah pergantian personel yang hampir tanpa henti, tetapi visi Smith membuat band tetap konsisten.

  • Journey — Neal Schon: Neal Schon adalah satu-satunya anggota asli dari inkarnasi awal Journey, menjaga identitas musikal band tersebut.

  • Eagles — Don Henley: Setelah Glenn Frey meninggal dunia pada 2016, Don Henley menjadi satu-satunya anggota asli Eagles yang tersisa dan simbol jiwa asli band tersebut.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Band besar sering kali identik dengan kekompakan dan chemistry yang terasa abadi. Namun kenyataannya, perjalanan puluhan tahun di industri musik hampir selalu diiringi perubahan formasi, konflik internal, tragedi, hingga keputusan hidup yang tak terhindarkan. Banyak band yang terus bertahan bukan karena formasi aslinya utuh, melainkan karena satu sosok kunci.

Menariknya, meski hanya tersisa satu anggota asli, band-band ini tetap mampu merilis album dan mempertahankan identitas musikal mereka. Nama besar, warisan lagu, dan figur sentral di dalamnya menjadi alasan mengapa mereka masih relevan hingga sekarang. Berikut lima band legendaris yang kini hanya menyisakan satu anggota asli.

1. The Cure — Robert Smith

Robert Smith (facebook.com/The Cure)

The Cure memulai kariernya di akhir 1970-an sebagai band post-punk berevolusi menjadi ikon goth rock. Robert Smith sejak awal sudah menjadi pusat band, baik sebagai vokalis utama maupun penulis lagu. Bersama teman-teman sekolahnya, ia membangun fondasi The Cure yang kelak menjadi salah satu band paling berpengaruh di era 1980-an.

Seiring waktu, pergantian personel terjadi hampir tanpa henti. Bassist, drummer, hingga gitaris datang dan pergi, termasuk Lol Tolhurst yang akhirnya keluar akibat masalah kecanduan. Sejak itu, Robert Smith menjadi satu-satunya anggota asli yang tersisa. Meski begitu, justru visi Smith-lah yang membuat The Cure terdengar konsisten.

2. Journey — Neal Schon

Neal Schon (facebook.com/Journey)

Sebelum dikenal sebagai mesin pencetak anthem rock stadion, Journey bermula dari proyek jazz-rock progresif yang dibentuk oleh Neal Schon dan Gregg Rolie. Perubahan arah musik mereka di akhir 1970-an, terutama setelah bergabungnya Steve Perry, mengantarkan Journey ke puncak popularitas global. Lagu-lagu seperti 'Don’t Stop Believin' dan 'Faithfully' menjadi simbol era rock mainstream Amerika.

Namun, konflik internal dan kepergian anggota lama perlahan mengikis formasi awal. Steve Perry keluar, kembali sebentar, lalu pergi lagi, sementara sengketa hukum membuat bassist Ross Valory tersingkir pada 2020. Kini, Neal Schon berdiri sebagai satu-satunya anggota asli dari inkarnasi awal Journey, sekaligus penjaga identitas musikal band tersebut.

3. Eagles — Don Henley

Don Henley (facebook.com/Don Henley)

Eagles adalah definisi band legendaris Amerika yang sukses secara komersial dan kultural. Berawal sebagai band pengiring Linda Ronstadt, Don Henley dan Glenn Frey lalu membentuk grup yang mendefinisikan sound country rock. Album Hotel California menjadikan mereka legenda, dengan harmoni vokal dan penulisan lagu yang terasa sangat matang.

Sayangnya, dinamika internal Eagles terkenal panas. Anggota datang dan pergi, hiatus panjang terjadi, hingga akhirnya Glenn Frey meninggal dunia pada 2016. Sejak itu, Don Henley menjadi satu-satunya anggota asli yang tersisa. Meski kini Eagles diisi musisi hebat lainnya, Henley tetap menjadi simbol jiwa asli band tersebut.

4. AC/DC — Angus Young

Angus Young (Facebook.com/AC/DC)

AC/DC lahir dari ide dua bersaudara, Malcolm dan Angus Young, yang ingin menciptakan rock sederhana, keras, dan penuh energi. Dengan Bon Scott sebagai vokalis, mereka menaklukkan dunia lewat album Highway to Hell. Namun kematian tragis Scott pada 1980 nyaris mengakhiri segalanya sebelum band bangkit lewat 'Back in Black' bersama Brian Johnson.

Seiring waktu, masalah hukum, kesehatan, dan kematian kembali menghantam AC/DC. Malcolm Young meninggal pada 2017 setelah lama berjuang melawan demensia. Dengan itu, Angus Young menjadi satu-satunya anggota asli yang masih aktif di band. Di atas panggung, seragam sekolah khasnya kini terasa seperti simbol terakhir dari era awal AC/DC.

5. Foreigner — Mick Jones

Mick Jones (facebook.com/Foreigner)

Foreigner terbentuk dari kolaborasi lintas negara antara musisi Inggris dan Amerika, dipimpin oleh Mick Jones. Dalam waktu singkat, mereka menjadi salah satu band rock terbesar akhir 1970-an dan 1980-an, dengan hit seperti 'Cold as Ice' dan 'I Want to Know What Love Is'. Musik mereka berhasil menjembatani hard-rock dan balada pop yang emosional.

Namun, kepergian Lou Gramm dan anggota lainnya membuat Foreigner terus berevolusi. Sejak awal 2000-an, Mick Jones menjadi satu-satunya anggota asli yang tersisa. Meski kesehatannya membatasi aktivitas panggung, Jones tetap tercatat sebagai inti band dan sosok yang menjaga warisan Foreigner tetap hidup hingga tur perpisahan mereka.

Beberapa band ini membuktikan bahwa sebuah nama besar tak selalu bergantung pada formasi lengkap. Meski hanya menyisakan satu anggota asli, mereka tetap mampu menghidupkan nostalgia sekaligus menjangkau generasi baru. Menurut kamu, apakah band masih bisa disebut utuh jika hanya satu anggota aslinya yang tersisa?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team