Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret pembatas dan postcard buku Mereka yang Pertama karya Reza Rahadian.
potret buku Mereka yang Pertama karya debut dari aktor Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

Intinya sih...

  • Buku debut karya tulis Reza Rahadian, Mereka Yang Pertama, menawarkan pembatas buku dan postcard estetik serta foto eksklusif.

  • Buku ini menceritakan deretan sosok dan kisah pertama dalam kariernya, serta menyajikan catatan berbobot dari tokoh-tokoh tersohor.

  • Mereka Yang Pertama juga hadirkan ungkapan hati yang quotable dan sarat makna, serta bisa dibaca sekali duduk karena dikemas dengan gaya bahasa yang ringan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Meski waktu telah beralih ke tahun 2026, tahun 2025 masih menjadi tahun yang menyisakan kesan monumental tersendiri bagi sebagian individu, termasuk aktor bertalenta tanah air Reza Rahadian. Betul, tahun 2025 menjadi simbol dua dekade perjalanan karier sang aktor. Salah satu wujud nyata untuk menandai perjalanan panjangnya selama 20 tahun di industri hiburan ini adalah dengan meluncurkan sebuah karya yang berbeda dari biasanya. Karya tersebut berupa buku yang ia tulis langsung hanya dengan kurun waktu 2,5 bulan. Buku yang resmi diluncurkan pada 28 April 2025 lalu ini sekaligus menjadi debut karya tulisnya yang dapat dinikmati oleh khalayak umum.

Mereka Yang Pertama adalah judul buku yang dipilih aktor kelahiran 5 Maret 1987 ini. Bukan merupakan jenis novel fiksi yang dinarasikan dengan alur cerita maju atau mundur untuk kemudian diadaptasi menjadi sebuah film yang dimainkannya, bukan buku biografi mengenai seorang Reza Rahadian secara utuh, melainkan buku refleksi sang aktor tentang perjalanan kariernya dari awal.

Terkait hal itu, tentu buku Mereka Yang Pertama menyimpan daya tariknya sendiri, yang memungkinkan masyarakat minat untuk membeli dan membacanya. Berikut ini deretan daya tarik yang ditawarkan oleh buku perdana sang aktor seribu wajah.

1. Suguhkan pembatas buku dan postcard estetik

potret pembatas dan postcard buku Mereka yang Pertama karya Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

Buku bacaan lebih lengkap bila turut menyuguhkan pembatas buku. Bukan untuk sekadar menjadi penanda halaman mana yang terakhir dibaca atau penanda bagian yang penting, pembatas buku juga dapat menambah kesan menarik dari buku itu sendiri secara visual. Untuk Mereka Yang Pertama, pembatas bukunya sangat menarik karena menghadirkan sketsa sosok Reza Rahadian.

Selain itu, terdapat postcard (kartu pos) yang menampilkan kutipan ungkapan hati Reza yang berbunyi "Saya tidak pandai merancang masa depan. Hanya percaya pada berbuat yang terbaik saat ini untuk nanti yang semoga lebih baik". Keputusan menyematkan ungkapan tersebut pada postcard dinilai tepat, lantaran langsung mengingatkan pembaca tentang salah satu prinsip hidup yang baik. Dan tentu, hal ini akan memantik pembaca untuk tidak sabar membaca keseluruhan isi buku.

Desain pembatas buku dan postcard pun tidak berlebihan, hanya dengan aksen warna hitam putih serta beberapa goresan, telah menghadirkan kesan sederhana namun tetap estetik.

2. Ceritakan deretan sosok dan kisah pertama dalam kariernya

potret isi buku Mereka yang Pertama karya debut dari aktor Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

—Sering terlewatkan namun sebenarnya mereka yang sangat berperan, karena membukakan pintu dalam berbagai kesempatan—. Dengan terbuka, manis dan hangat, Reza menjadikan bukunya ini sebagai media utama untuk mengungkapkan rasa terima kasih secara tertulis pada sosok-sosok pertama yang berjasa dalam kehidupan kariernya di industri film dan kreatif Indonesia.

Banyak sosok di balik layar yang jarang terekspos, yang secara spesial Reza kirimkan surat cinta melalui bukunya ini. Tidak hanya menyebutkan nama, tapi ia turut menuliskan petuah dari sosok-sosok pertamanya kala itu serta menceritakan bagaimana kisah-kisah pertama itu terjadi. Kisah yang akhirnya merajut menjadi bekal, cerita, pertumbuhan, dan kesuksesannya di mata orang saat ini.

Secara tidak langsung, sulung dari dua bersaudara ini mengajak pembaca untuk mengingat siapa sosok-sosok pertama yang berjasa dalam hidup. Pembaca juga seakan ikut diberi ruang untuk berefleksi sekaligus bersyukur akan rangkaian kisah lama yang mungkin terasa kecil saat itu namun bermakna besar di masa yang akan datang.

3. Hadirkan foto-foto eksklusif dalam buku

potret isi buku Mereka yang Pertama karya debut dari aktor Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

Telah banyak pendapat dan penelitian yang menyatakan bahwa gambar atau foto berwarna sebagai visual yang turut dihadirkan di dalam buku bisa semakin menarik perhatian pembaca. Seperti salah satu penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Imeldasari dkk (2025) dalam Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, mengemukakan bahwa visual memiliki peran penting untuk mempermudah dan mendukung pemahaman bacaan yang diterima oleh indera penglihatan.

Dalam hal ini, Mereka Yang Pertama menyajikan beragam foto berwarna yang mendukung isi tulisan. Bahkan menariknya lagi, beberapa foto yang ditampilkan dalam buku adalah foto eksklusif yang belum pernah dipublikasikan di mana pun. Termasuk, foto Reza saat masih menginjak remaja hingga foto pribadi bersama sang mama dan adik tercinta. Penambahan foto-foto tersebut diyakini membuat pembaca semakin betah untuk membuka halaman demi halaman.

4. Sematkan ungkapan hati yang quotable dan sarat makna

potret isi buku Mereka yang Pertama karya debut dari aktor Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

Seperti yang sudah terlihat di postcard, terdapat kutipan ungkapan sang aktor yang sangat mendalam. Di sela-sela kisah yang ia bagikan dalam buku terbitan Gramedia Pustaka Utama itu pun, ditemukan banyak ungkapan hati serta cara pandang Reza terhadap dunia dan kehidupan yang dituangkan dalam bentuk tulisan.

Tentu, hal itu dapat dikutip oleh banyak orang untuk kemudian dijadikan sebagai suatu quotes. Bukan hanya sarat makna, quotes tersebut juga dinilai sangat related, dapat membuka ruang perenungan, dan membangkitkan harapan hingga rasa semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

5. Turut sajikan catatan berbobot dari tokoh-tokoh tersohor

potret isi buku Mereka yang Pertama karya debut dari aktor Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

Bukan hanya sebagai media untuk menyampaikan ungkapan rasa terima kasih mendalam pada orang-orang yang berjasa dalam kariernya, buku ini juga turut menampilkan deretan catatan personal dari para tokoh tersohor untuk Reza. Sebut saja ada aktor senior Christine Hakim yang menuliskan catatan dengan judul "Memaknai Hidup Melalui Keaktoran". Lalu, ada sutradara senior Garin Nugroho yang menuangkan catatan berjudul "Tubuh Intelektual Reza" dan dibagi lagi ke dalam 3 part di antaranya "Catatan 1: Seni Peran dan Tubuh Intelektual", "Catatan 2: FFI dan Tubuh Organisasi Kepemimpinan", dan "Catatan 3: Mencari Peran Baru Sutradara".

Kemudian, adapula catatan yang tak kalah berbobot dari sosok pendiri majalah Tempo sekaligus penyair Goenawan Mohamad, yang menuliskan catatan dengan judul "Laku & Aktor Itu" berjumlah 5 halaman. Tak berhenti di situ, ada catatan manis dari berbagai tokoh ternama lainnya mulai dari sutradara, produser, dan lain sebagainya, yang memberikan testimoni berisi kesan selama mengenal sosok Reza. Dari deretan catatan yang ada membuat pembaca dapat mengenal sosok Reza Rahadian dari berbagai sudut pandang.

6. Bisa dibaca sekali duduk

potret tampak belakang buku Mereka yang Pertama karya debut dari aktor Reza Rahadian. (dok. pribadi/Rr. Savira Ayu Mukti)

Dengan gaya bahasa yang dikemas ringan namun tetap tidak meninggalkan makna mendalam, pemakaian jenis font yang tidak kaku, serta visual yang memanjakan mata, membuat buku satu ini sangat bisa dibaca dengan sekali duduk. Hal ini cocok bagi pembaca yang tidak punya banyak waktu atau gemar membaca buku dengan waktu yang singkat. Terlebih lagi buku ini juga tidak terlalu tebal. Dengan hanya total 178 halaman, pembaca seakan dibuat betah membuka lembar demi lembar hingga tak terasa sudah sampai pada lembaran yang terakhir.

Jenis buku Mereka Yang Pertama karya perdana Reza Rahadian ini bisa dikatakan berbeda dengan buku yang telah terbit kebanyakan. Deretan daya tarik yang dihadirkan di buku ini diharapkan tak hanya menyasar individu yang memang memiliki hobi membaca, namun juga para individu lain agar dapat meningkatkan minat baca mereka terhadap karya literasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team