Kak Ros tak kuasa menahan tangis usai membaca buku spesial bertajuk "Ros Puteriku" (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
Ini adalah buku spesial yang berada di perpustakaan pribadi tersembunyi di rumah Opah. Walau ada banyak buku yang terpajang di sana, Kak Ros baru menemukan buku "Ros Puteriku" ini saat ia sudah beranjak dewasa. Buku tersebut berisi semacam diary yang ditulis langsung oleh ayah dan ibunya mengenai dirinya. Buku ini juga sempat dibaca oleh Upin dan Ipin, sampai-sampai mereka jadi tahu sekaligus menertawakan aib masa kecil Kak Ros yang rupanya dulu adalah anak nakal dan sulit dinasihati oleh orangtua.
Namun, berbeda dari reaksi kedua adiknya yang tampak begitu antusias melihat-lihat cerita masa kecil sang kakak yang tertulis di dalamnya, Kak Ros justru terlihat kaget sekaligus tak kuasa menahan tangis usai membaca isi buku tersebut. Rupanya, selama ini ia salah paham dan mengira kedua orangtuanya hanya lebih menyayangi Upin dan Ipin. Padahal, dirinya juga turut disayangi, yang dibuktikan dari betapa dalam dan personalnya isi buku itu.
Tulisan-tulisan di dalamnya sangat menyentuh hati karena benar-benar memperlihatkan sudut pandang kedua orangtuanya terhadap sosok Kak Ros kecil. Mak dan Abah (panggilan Kak Ros untuk kedua orangtuanya) bahkan mengingat begitu banyak detail kelakuan serta personality traits dirinya, hingga membuat Kak Ros merasa benar-benar diperhatikan dan disayangi.
Ya, meskipun faktanya mayoritas scene yang memperlihatkan Kak Ros membaca berbagai buku di atas hanya ditampilkan sekilas saja, bahkan sebagian bukunya tidak pernah diperlihatkan isi ataupun bocoran ceritanya. Namun, hal itu memang wajar, mengingat sebagian besar episode Upin & Ipin tidak berfokus pada kesukaan Kak Ros dalam membaca. Meski begitu, pastinya tetap menarik mengetahui bahwa kakak perempuan Upin dan Ipin ini rupanya cukup rutin membaca buku, bahkan memiliki koleksi buku fisik yang lumayan banyak di rumahnya. Semoga saja, hobi Kak Ros dalam membaca buku ini juga bisa ikut menginspirasi kamu untuk lebih rajin membaca juga.