Sim F (Instagram.com/buddybuddypictures)
Ada beberapa karakter yang proses casting-nya memakan waktu cukup lama, seperti Kefas dan Boni. Sim F menjelaskan Kefas dan Simon di film ini sebenarnya penggambaran dirinya versi remaja, serta dewasa. Maka dari itu, cukup sulit mencari aktor yang cocok memerankan Kefas remaja.
"Sampai pada satu waktu, seorang teman ngasih lihat video casting dari film Millo yang sebelumnya. Pas dilihat, 'Wah oke juga, ya'. Akhirnya aku penasaran, minta Bunda Nanda buat manggil screen test lah. Kita screen test sama Millo sampai tiga kali," jelas Sim F yang menjelaskan kepiawaian Millo bermain gitar menjadi poin tambahan.
Di sisi lain, mencari pemeran untuk karakter Boni juga gak kalah sulit. Pasalnya, Sim secara spesifik mencari anak laki-laki dari Timur berusia 5 tahun yang digambarkan sebagai si bungsu di panti asuhan.
"Dia gampang banget bonding dengan anak-anak (lain). Ya sudah aku kasih waktu, manggil lagi beberapa hari, suruh hafalin dialognya. Dia belum bisa baca gitu kan. Akhirnya kakak sepupunya ngebantuin dia baca skrip supaya hafal. Nah, dia itu sangat pintar. Gak hanya hafal dialog, tapi dia tahu kapan dia harus ngomong," tutur Sim F mengingat momen casting Halim Latuconsina, pemeran Boni.
Kamu tahu gak, ternyata proses casting untuk karakter Sabrina, Joy, dan Jordan berjalan cukup cepat, lho. Sementara khusus untuk pemeran Desi, mulanya Diandra Salsabila Lubis datang ke tempat casting untuk mengantar kakaknya, lho.
"(Proses casting) Desi itu juga lucu ceritanya. Sebenarnya si Diandra itu dia nemenin kakaknya untuk casting. Tapi akhirnya dia juga diajak untuk casting dan aku lihat dia cocok nih jadi karakter Desi yang pesolek, cerewet, dan pengen selalu dikenal," ujar Sim sembari tersenyum.