Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cerita Zara Sampai Belajar ke Atlet Lari Pro Demi Rumah Singgah
Adhisty Zara setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
  • Adhisty Zara memerankan Karla, seorang pelari yang divonis kanker tulang dalam film Rumah Singgah (2026), meski dirinya bukan penggemar olahraga terutama lari.
  • Demi mendalami peran, Zara berlatih langsung dengan mantan pelari nasional Suryo Agung untuk mempelajari teknik dasar dan gaya hidup atlet profesional.
  • Zara menjalani latihan intensif serta workshop bersama pemain lain agar adegan perlombaan terasa realistis dan menampilkan totalitas aktingnya di layar lebar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN TimesAdhisty Zara kembali membuktikan totalitasnya dalam mendalami karakter di film terbarunya, Rumah Singgah (2026). Dalam film arahan Dyan Sunu Prastowo tersebut, Zara memerankan Karla, seorang pelari yang mendapat vonis kanker tulang.

Demi menghadirkan karakter yang terasa autentik di layar lebar, aktris kelahiran Bandung 23 tahun silam itu rela menjalani latihan intensif bersama atlet nasional. Menariknya, persiapan itu dilakukan meski ia mengaku bukan penggemar olahraga, terutama lari.

1. Zara akui kurang suka olahraga seperti lari

Adhisty Zara setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Di balik perannya sebagai atlet lari, Zara justru mengaku bukan sosok yang gemar berolahraga. Bintang Dua Garis Biru (2019) itu mengatakan dirinya lebih menyukai aktivitas fisik yang santai dibanding olahraga dengan intensitas tinggi.

"Kebetulan aku tuh orang yang enggak suka olahraga ya," ujar Adhisty Zara saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026).

Menurut Zara, olahraga yang biasa ia lakukan tidak membutuhkan banyak gerakan fisik. Karena itu, memerankan Karla menjadi tantangan baru yang mengharuskan dirinya keluar dari zona nyaman.

"Olahraganya itu biasanya ya yang diem aja gitu kayak golf gitu kan enggak perlu banyak gerak gitu," lanjutnya.

2. Belajar teknik dasar lari dari atlet nasional demi peran Karla

Adhisty Zara setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Bermain di Rumah Singgah membuat Zara harus mempelajari dunia atletik dari nol. Ia mendapat pendampingan langsung dari mantan pelari nasional, Suryo Agung, agar mampu menampilkan gestur dan teknik berlari yang meyakinkan.

"Nah ketika dapet project ini aku jadi pelari gitu, kan. Yes, aku alhamdulillah dikasih kesempatan belajar dengan atlet beneran yaitu Kak Suryo Agung. Wah langsung pemenang Asia Tenggara ya pelari tercepat kalau enggak salah," ungkapnya.

Tak hanya belajar teknik berlari, Zara juga mendapat banyak pelajaran mengenai gaya hidup seorang atlet profesional. Menurutnya, pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami pentingnya menjaga kebugaran dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

3. Totalitas perankan Karla, Zara sampai pelajari kebiasaan atlet

Adhisty Zara setelah konferensi pers trailer dan poster "Rumah Singgah" di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Selama masa persiapan, Zara mempelajari berbagai detail yang menjadi kebiasaan seorang atlet, mulai dari teknik mengambil posisi start hingga rutinitas latihan sehari-hari.

"Jadi ketemu Kak Suryo itu bener-bener bikin aku sadar kalau kesehatan itu penting. Diajarin beberapa tekniknya kalau habit-nya atlet itu apa, cara mulai dari start-nya ternyata memang semuanya itu apa ya ada caranya gitu," kata Zara.

Selain menjalani latihan fisik, seluruh pemain yang terlibat dalam adegan perlombaan juga mengikuti workshop khusus yang difasilitasi tim produksi. Pendampingan tersebut dilakukan agar setiap adegan pertandingan dalam Rumah Singgah terasa realistis dan mampu menghadirkan pengalaman yang autentik bagi penonton.

Lewat persiapan yang matang, Zara berharap penampilannya sebagai Karla dapat memberikan kesan berbeda sekaligus memperlihatkan sisi baru kemampuan aktingnya di layar lebar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article