Membuat film, apalagi dengan latar spesifik, bukan perkara sederhana. Banyak yang menyarankan untuk tidak mengambil risiko dengan bikin film tentang satu tempat yang bahkan belum pernah kamu kunjungi. Jacques Audiard, sutradara kawakan Prancis, pernah mendapat kritik pedas saat merilis film tentang Meksiko berjudul Emilia Perez (2024). Salah satu hal yang bikin risi penonton ialah ketidakakuratannya dalam memotret kultur dan kondisi sosial-politik Meksiko. Alih-alih diapresiasi, orang justru tersinggung karena caranya memotret Meksiko sangat stereotipikal.
Kasus macam tadi yang bikin sineas harus berhati-hati saat bikin film tentang kultur yang tidak familier dengan pengalaman mereka. Gak heran, ada beberapa sineas yang memilih untuk membuat film tentang kampung halaman mereka sendiri. Boleh dibilang cari aman, tetapi hasilnya autentik dan justru diapresiasi sesama warlok, lho. Siapa saja mereka?
