Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Drama BL Thailand yang Mengangkat Cerita Tinju, Ada Round One
poster Round One (dok. GMMTV/Round One)
  • Drama BL Thailand kini mengusung tema tinju sebagai inovasi baru, memperlihatkan sisi olahraga dan kisah dewasa yang kompleks untuk menarik penonton lokal maupun internasional.
  • Empat judul utama yaitu Round One, Swing Kick, Knock Out, dan Wandee Goodday menampilkan kombinasi cerita cinta, perjuangan hidup, serta konflik di dunia tinju profesional.
  • Setiap drama menghadirkan karakter petinju dengan latar emosional berbeda—dari time loop misterius hingga hubungan palsu—yang menggambarkan dinamika antara ambisi, cinta, dan identitas pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Maraknya drama bertema boys love atau BL membuat sineas asal Thailand terus berinovasi untuk memproduksi karya-karya baru. Tema ini sekaligus jadi soft power yang dimaksudkan untuk mengenalkan potensi Negeri Gajah Putih melalui industri kreatif mereka. Terbukti, hari demi hari jumlah penggemar drama BL makin membeludak berkat daya tariknya.

Salah satu kisah yang diusung di drama BL Thailand adalah tinju. Genre ini sesuai bagi yang menyukai olahraga atau mencari tontonan dewasa, yakni kisah yang memiliki alur cerita yang lebih kompleks atau isu sosial yang hanya bisa dipahami oleh orang yang sudah matang secara usia. Inilah deretan drama BL Thailand yang mengangkat cerita tinju. Yuk, simak!

1. Round One

poster Round One (dok. GMMTV/Round One)

Round One adalah proyek GMMTV 2026 yang diumumkan di acara Only Friends: Dream On Final EP. Fan Meeting pada 15 Mei lalu. Drama BL ini akan digarap oleh kreator dari drama ThamePo Heart That Skips a Beat (2024). Sementara itu, aktor Thailand yang didapuk sebagai pemeran utama adalah Joss Way-ar dan Gawin Caskey. Joss Way-ar sendiri memiliki latar belakang sebagai petinju. Ia adalah juara 10 Fight 10 Season 3 (2022).

Round One mengikuti perjalanan seorang petinju bernama Zack (Joss Way-ar) yang selalu gagal menjatuhkan lawan mainnya. Di kompetisi itu, ia bertemu dengan Nick (Gawin Caskey), seorang jurnalis yang tengah bertugas meliput acara tinju. Di hari berikutnya, Zack dan Nick merasa aneh karena waktu kembali menunjukkan 8 Agustus. Mereka pun menyadari terjebak dalam lingkaran waktu dan menyebabkan jalan hidup mereka saling terhubung. Seandainya time loop gak pernah terjadi, akankah mereka bisa jadi dekat?

2. Swing Kick

poster Swing Kick (dok. Lovemedia Thailand/Swing Kick)

Content provider dan manajemen artis Lovemedia Thailand mengunggah official pilot Swing Kick pada September 2025 lalu. Meski belum ada jadwal penayangan resmi, drama BL Thailand ini menarik perhatian berkat plot cerita yang menarik, yakni perebutan kamp tinju dan kisah asmara yang terjadi antarpetinju. Drama ini akan dibintangi Time Obnithi, Team Tatchanon, Nut Traipat, Guide Piyawat, Beboy Nanthakorn, dan Sun Chayanut.

Swing Kick mengisahkan Khunphon (Time Obnithi) yang bertaruh untuk memenangkan pertandingan tinju jika ingin jadi pemilik sasana tinju ayahnya. Namun, semuanya gak berjalan sesuai rencana, ia KO dan ketika sadar, ia mengalami masalah fisik, yakni gak bisa ereksi. Suatu hari, kondisi Khunphon kembali normal kala bertemu Cha Thai (Team Tatchanon) hingga akhirnya berhubungan seks dengan petinju terampil itu. Kedekatan mereka lalu dimanfaatkan Khunphon untuk meminta Cha Thai jadi pelatih tinjunya. Seiring waktu berlalu, keduanya mulai mengembangkan perasaan satu sama lain.

3. Knock Out (2025)

poster Knock Out (dok. Dee Hup House/Knock Out)

Tee Bundit Sintanaparadee dikenal sebagai sutradara drama bertema boys love, salah satunya Knock Out yang juga jadi karya arahannya. Knock Out dikemas dalam cerita romance dan sports. Drama yang dibintangi Gunner Natsakan dan Nice Boripat ini menyinggung tinju ilegal yang melibatkan orang terpenting negara sehingga menuntut penonton untuk menangkap detail-detail kecil yang saling terhubung di akhir cerita.

Knock Out mengisahkan Keen (Nice Boripat). Ia diganggu penagih utang yang diwariskan ayahnya dari pinjaman tak resmi. Karena tabungan sudah habis untuk biaya pemakaman, Keen terpaksa bersembunyi di sasana tinju Petchsak. Di sana, ia bertemu Thun (Gunner Natsakan), petarung andalan Petchsak. Hidup Keen kian rumit karena kamp tinju itu juga terlilit utang dengan jumlah nominal yang besar. Mau gak mau, Keen harus membujuk Thun untuk kembali ke atas ring tinju meski Thun selalu menolak untuk bertarung lagi. Hal ini mengembangkan kedekatan keduanya di tengah jalan hidup yang penuh bahaya.

4. Wandee Goodday (2024)

poster Wandee Goodday (dok. GMM25/Wandee Goodday)

Wandee Goodday diadaptasi dari novel Wandee Wittaya karya penulis Nottakorn. Drama BL garapan sutradara Golf Tanwarin Sukkaphisit ini jadi debut Great Sapol dan Inn Sarin sebagai pasangan drama setelah bergabung dengan agensi GMMTV. Kisahnya menarik karena memadukan hubungan palsu yang terjadi antara seorang petinju dan dokter. Di samping kisah asmara, drama ini menonjolkan keberanian untuk mewujudkan cita-cita.

Drama Wandee Goodday bermula ketika dokter Wandee (Inn Sarin) patah hati karena cintanya ditolak. Ia melampiaskannya dengan mabuk-mabukan dan menghabiskan cinta satu malam bersama orang tak dikenal, yang tak lain adalah Yoryak (Great Sapol), petinju yang telah dikenal secara nasional. Hubungan keduanya lalu tumbuh sebagai friends with benefits. Awalnya jadi pacar pura-pura, perasaan cinta Yoryak dan Wandee mulai muncul. Namun, di hati mereka masih tersimpan cinta untuk orang lain. Selain itu, Yoryak ingin mengejar impian petinju gelar dunia, sementara Wandee ingin belajar lagi di luar negeri.

Setelah membaca ulasan tadi, mana drama BL Thailand dengan cerita tinju yang ingin kamu tonton? Semuanya jauh dari romansa yang hanya menyajikan momen manis karena turut menyuguhkan kompleksitas dalam dunia tinju dan percintaan dewasa yang penuh tantangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article