potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Tria, vokalis The Changcuters, mengungkapkan bahwa materi album WOW MA sebenarnya sudah mulai dikumpulkan sejak 2020, saat masa pandemik COVID-19. Pada periode tersebut, band tetap menjalankan promosi album Loyalis, namun karena keterbatasan situasi mereka mulai mengevaluasi kembali arah berkarya.
Dari kondisi tersebut, muncul dorongan untuk kembali masuk studio dan mulai menciptakan lagu-lagu baru secara lebih bebas, tanpa konsep yang benar-benar ditentukan di awal. Seiring waktu, materi lagu terus bertambah dan dikumpulkan sedikit demi sedikit hingga akhirnya menjadi fondasi album WOW MA. Proses ini juga terbantu dengan adanya studio pribadi yang membuat eksplorasi musiknya bisa dilakukan dengan lebih leluasa.
Namun, hingga 2024, mereka menghadapi berbagai situasi yang cukup kompleks, sehingga proses pengerjaan album ini menjadi tertunda cukup lama.
“Di 2024 yang kayak Tria sakit. Terus kita mau bikin anniversary 20 tahun, tapi buat album atau konser tunggal tuh. Akhirnya kita harus memilih. Apa kita selesaikan album atau konser tunggal? Yang paling memungkinkan pada saat itu adalah konser tunggal. Makanya kita memilih konser tunggal,” lanjut Dipa.
Setelah proses panjang tersebut, WOW MA akhirnya resmi dirilis pada 17 Juni 2026 sebagai karya perdana The Changcuters setelah kembali menjadi band indie.