Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
adegan dalam film Black Dog
adegan dalam film Black Dog. (dok. The Seventh Art Pictures/Black Dog)

Intinya sih...

  • Julie Keeps Quiet: Kisah mengharukan atlet muda Julie yang berjuang di dunia tenis, dengan rating 93% di Rotten Tomatoes.

  • Black Dog: Film China tentang persahabatan mantan seleb dengan anjing hitam, meraih rating 98% di Rotten Tomatoes.

  • Seven Veils: Drama psikologis dengan akting Amanda Seyfried, membawa penonton menyelami kompleksnya hubungan antara seni, trauma, dan identitas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tahun 2025 bisa dibilang jadi panggungnya film fantasi. Dari Ne Zha 2 yang pecahkan rekor, Superman yang bikin nostalgia, sampai A Minecraft Movie yang sukses sulap game favorit jadi tontonan keluarga, genre ini jelas bikin box office gempar. Namun, di balik itu, ada satu genre yang tetap menyita perhatian lewat cerita-ceritanya yang menyentuh, yakni drama.

Beruntungnya, tahun ini KlikFilm menghadirkan deretan film drama terbaik yang berhasil meraih rating tinggi dari kritikus di Rotten Tomatoes. Dari kisah inspiratif atlet muda sampai konflik keluarga yang penuh emosi, empat rekomendasi film drama di KlikFilm ini siap bikin perasaanmu campur aduk, deh!

1. Julie Keeps Quiet

adegan dalam film Julie Keeps Quite. (dok. Blue Morning Pictures/Julie Keeps Quite)

Skor Rotten Tomatoes: 93 persen

Film yang jadi wakil resmi Belgia untuk Oscar 2025 kemarin ini hadirkan kisah mengharukan berlatar dunia tenis. Ceritanya mengikuti Julie (Tessa Van den Broeck), atlet muda berbakat yang tengah bersiap menghadapi seleksi besar untuk federasi tenis Belgia. Namun, mimpinya mendadak berantakan ketika sang pelatih, Jeremy (Laurent Caron), diskors akibat tuduhan pelecehan yang membuat mantan muridnya bunuh diri.

Alih-alih ikut bersuara dalam penyelidikan di akademi, Julie justru memilih bungkam dan berusaha menenangkan diri dengan fokus pada tenis bersama pelatih barunya. Sikap diam Julie ini pun menimbulkan pertanyaan, apa sebenarnya yang dia sembunyikan?

Sebagai film tenis, Julie Keeps Quiet memang gak menampilkan pertandingan sengit layaknya Challengers (2024) yang heboh dibicarakan tahun lalu. Film garapan Leonardo Van Dijl ini lebih tertarik soroti keseharian Julie yang penuh tekanan, dari latihan fisik sampai pergulatan emosionalnya. Namun, di balik itu, ada pesan powerful soal luka batin, ambisi, dan keberanian seorang remaja menghadapi kenyataan pahit.

2. Black Dog

adegan dalam film Black Dog. (dok. The Seventh Art Pictures/Black Dog)

Skor Rotten Tomatoes: 98 persen

Jengah dengan film tentang persahabatan manusia dan anjing yang cuma menjual air mata? Black Dog, yang tahun lalu menang piala Un Certain Regard di Cannes, bisa jadi alternatif menarik.

Disutradarai Guan Hu, film China ini berfokus pada Lang (Eddie Peng), mantan seleb yang baru saja bebas bersyarat dari penjara dan kembali ke kampung halamannya. Kehidupan di kota kecilnya tak lagi sama, terutama karena banyak bangunan harus digusur demi persiapan Olimpiade. Ditambah lagi, populasi anjing liar semakin tak terkendali, termasuk seekor anjing hitam kurus yang dianggap berbahaya dan jadi buruan warga.

Alih-alih menjalankan tugas menangkap anjing, Lang justru membangun ikatan dengan anjing hitam tersebut. Dari situ, lahir persahabatan tulus yang bikin Lang merasa kembali punya “rumah” setelah lama kehilangan arah. Namun, masa lalu yang kelam, dendam seorang gangster, dan nasib kota yang terancam hilang membuat perjalanan keduanya penuh tantangan sekaligus risiko.

3. Seven Veils

adegan dalam film Seven Veils. (dok. Elevation Pictures/Seven Veils)

Skor Rotten Tomatoes: 76 persen

Dibintangi aktris peraih nominasi Oscar lewat Mank (2020), Amanda Seyfried, film karya Atom Egoyan ini wajib banget masuk watchlist jika kamu suka drama psikologis sang sineas macam The Sweet Hereafter (1997). Seyfried memerankan Jeanine, sutradara panggung yang ditugaskan menghidupkan kembali produksi opera Salome milik mendiang mentornya. Namun, di balik proses kreatif itu, ia juga harus berhadapan dengan kenangan kelam masa lalu yang selama ini ia pendam.

Lewat Seven Veils, Egoyan sekali lagi menunjukkan kapasitasnya sebagai sineas yang jago mengolah cerita personal menjadi renungan universal. Kamu bakal diajak menyelami kompleksnya hubungan antara seni, trauma, dan identitas yang berkelindan dalam kehidupan Jeanine. Didukung akting cemerlang Seyfried, film ini dijamin intens, menggetarkan, sekaligus menghipnotis untuk disimak dari awal hingga akhir!

4. On Becoming a Guinea Fowl

adegan dalam film On Becoming a Guinea Fowl. (dok. A24/On Becoming a Guinea Fowl)

Skor Rotten Tomatoes: 100 persen

Bicara soal genre drama, tahun ini, A24 memang gak main-main dalam menghadirkan tontonan yang berani dan penuh makna. Salah satunya lewat On Becoming a Guinea Fowl, yang berhasil mencuri perhatian sejak tayang perdana di Cannes 2024.

Film garapan Rungano Nyoni ini berawal ketika sang protagonis, Shula (Susan Chardy), menemukan jasad pamannya, Fred (Roy Chisha), tergeletak di jalan saat perjalanan pulang dari pesta. Peristiwa itu kemudian jadi pemicu berkumpulnya keluarga besar mereka untuk berduka sekaligus menjalankan tradisi. Namun, di balik suasana duka tersebut, terungkap bahwa banyak perempuan di keluarga mereka pernah jadi korban pelecehan Fred.

Angkat tema kekerasan seksual dalam keluarga yang relevan sekaligus sensitif, gak heran kalau KlikFilm tertarik menghadirkan On Becoming a Guinea Fowl untuk penonton tanah air. Film ini gak cuma soroti trauma korban, tapi juga tunjukkan keberanian mereka untuk melawan dan bersuara. Bagi penggemar film drama bermutu, On Becoming a Guinea Fowl jelas pantang diabaikan!

Kalau fantasi menawarkan semacam eskapisme, drama justru hadirkan jalan yang menuntun penonton untuk pulang ke "rumah". Pada tahun 2025 ini, rumah itu bisa kamu temukan lewat empat film drama keren koleksi KlikFilm di atas. Happy watching!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team