5 Film Karya Kaninga Pictures, Borong Beragam Penghargaan!

Kaninga Pictures adalah perusahaan film yang mulai dibentuk pada tahun 2015. Dengan lini bisnis di bidang pembiayaan film, produksi, serta pemasaran dan distribusi, Kaninga Pictures telah banyak menciptakan film Indonesia berkualitas.
Kaninga Pictures mulai memproduksi film pertamanya pada tahun 2016 lalu, lewat film Terjebak Nostalgia. Makin produktif memproduksi film, berikut sederet film karya Kaninga Pictures yang sukses memenangkan banyak penghargaan film.
1. Night Bus (2017)

Night Bus adalah film thriller kriminal Indonesia yang disutradarai oleh Emil Heradi. Film produksi Nightbus Pictures dan Kaninga Pictures ini ditulis oleh Teuku Rifnu Wikana bersama Rahabi Mandra berdasarkan cerpen berjudul Selamat karya Teuku Rifnu Wikana.
Film yang tayang pada 6 April 2017 ini dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana, Yayu AW Unru, Edward Akbar, Hana Prinantina, Tio Pakusadewo, dan Abdurrahman Arif. Pada Festival Film Indonesia 2017 film Night Bus berhasil meraih penghargaan sebagai Film Terbaik.
2. Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak adalah film drama thriller yang dirilis pada 16 November 2017 dan dibintangi oleh Marsha Timothy sebagai pemeran utama. Film produksi Cinesurya dan Kaninga Pictures ini didistribusikan ke 18 negara, termasuk di antaranya Amerika Serikat, Kanada, negara-negara di Eropa dan Asia Tenggara.
Penghargaan yang berhasil diraih oleh film Marlina, Si Pembunuh Dalam Empat Babak adalah penghargaan Grand Prize di Tokyo FILMeX 2017. Dan Film Terbaik di Festival Film Indonesia 2018.
3. Penyalin Cahaya (2021)

Penyalin Cahaya adalah film drama thriller Indonesia yang disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, sekaligus merupakan debutnya dalam penyutradaraan film panjang. Film produksi Rekata Studio serta Kaninga Pictures ini dibintangi oleh Shenina Cinnamon, Lutesha, dan Chicco Kurniawan.
Penyalin Cahaya rilis perdana secara internasional pada 8 Oktober 2021 di Festival Film Internasional Busan. Pada Festival Film Indonesia 2021, film Penyalin Cahaya keluarga sebagai Film Cerita Panjang Terbaik.
4. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas merupakan film drama aksi Indonesia yang disutradarai oleh Edwin. Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Eka Kurniawan ini, dibintangi oleh Marthino Lio, Ladya Cheryl, Reza Rahadian, Sal Priadi, dan Ratu Felisha.
Film produksi Palari Films dan Kaninga Pictures ini dirilis pada 8 Agustus 2021 di Locarno Film Festival dan 2 Desember 2021 di bioskop Indonesia. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas memenangkan penghargaan sebagai Golden Leopard (Film Terbaik) di Festival Film Locarno 2021 yang diadakan di Swiss.
5. Autobiography (2022)

Autobiography adalah film drama Indonesia yang disutradarai oleh Makbul Mubarak. Film produksi KawanKawan Media dan Kaninga Picturesini ini tayang perdana di Festival Film Venesia pada 2 September 2022 dan juga diputar di sejumlah festival film bergengsi dunia seperti Toronto, Busan, dan Stockholm.
Autobiography dibintangi oleh Kevin Ardilova, Arswendy Bening Swara, dan Yusuf Mahardika. Penghargaan yang diraih film ini adalah Film Terbaik (Grand Priza) di Tokyo FILMeX 2022, NETPAC Award (Best Asian Film) di Golden Horse Film Festival 2022, Golden Hanoman Award di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2022.
Kaninga Pictures memang selalu sukses menghadirkan karya-karya terbaik di setiap tahunnya. Genre film yang mereka produksi juga selalu baru dan beda dari film-film yang lain. Film karya Kaninga Pictures favoritmu yang mana, nih?



















