Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Film Satir yang Sentil Objektifikasi Perempuan
Drop Dead Gorgeous (dok. Warner Bros/Drop Dead Gorgeous)
  • Lima film satir ini mengangkat isu objektifikasi perempuan dengan pendekatan humor gelap, menyoroti bagaimana tubuh dan peran perempuan sering dijadikan objek dalam masyarakat modern.
  • Dari “Audition” hingga “The Substance”, tiap film menghadirkan kritik tajam terhadap standar kecantikan, relasi kuasa, serta tekanan sosial yang dialami perempuan di berbagai konteks budaya.
  • Lewat sindiran dan narasi unik, karya-karya ini mendorong penonton berpikir kritis tentang bias gender dan refleksi diri terhadap perilaku seksis yang masih sering dianggap wajar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Objektifikasi perempuan masih jadi isu yang tak ada habisnya. Walau narasi sudah mulai bergeser ke arah positif, nyatanya kita masih bisa melihat dan mendengar kejadian mengganggu baik yang kamu saksikan atau alami di dunia nyata maupun di jagat maya.

Meski pengalaman itu lebih cocok dikemas dalam nuansa horor, gak sedikit sineas yang mencoba menyelipkan sentilan humor gelap ketika mengkritisi kebiasaan manusia melakukan objetifikasi atas tubuh perempuan. Penasaran bagaimana jadinya? Ini 5 film satir yang menyentil objektifikasi perempuan.

1. Audition (1999)

Audition (dok. Lionsgate/Audition)

Audition adalah film thriller satir yang terkonsentrasi pada duda bernama Shigeharu Aoyama. Sudah hampir 1 dekade sendiri dan fokus bekerja sambil membesarkan putranya yang beranjak remaja, Aoyama menyerah ketika orang-orang di sekitarnya mendorongnya untuk menikah lagi. Memanfaatkan profesinya sebagai petinggi di sebuah stasiun televisi, ia berkonspirasi dengan salah satu produser untuk melakukan audisi bodong. Mereka berpura-pura menyelenggarakan audisi untuk pemeran utama perempuan di sebuah film romantis, tetapi sebenarnya sedang membuka kesempatan bagi Aoyama untuk mencari kandidat calon istri idaman. Saat akhirnya berhasil menemukan sosok potensial, Aoyama ditampar kejadian di luar nalar.

  • Genre: thriller-psikologi, satir

  • Pemain: Ryo Ishibashi, Eihi Shina, Tetsu Sawaki

  • Sutradara: Takashi Miike

2. The Substance (2024)

The Substance (dok. MUBI/The Substance)

Viral pada awal perilisannya pada 2024, The Substance memang satu film satir yang genius. Dibuat sutradara perempuan, The Substance berhasil mengulik implikasi ekstrem dari kebiasaan manusia mengobjektifikasi perempuan: memujanya saat mereka muda dan cantik dan melupakannya saat mereka menua. Film berkutat pada Elisabeth, aktris yang mulai menua dan popularitasnya memudar. Terobsesi untuk tetap relevan, ia nekat menyuntikkan sebuah formula ajaib yang bisa mengubahnya jadi sosok baru yang jauh lebih muda dan menarik secara fisik.

  • Genre: thriller-psikologi, satir, sains fiksi

  • Pemain: Demi Moore, Margaret Qualley, Dennis Quaid

  • Sutradara: Coralie Fargeat

3. Drop Dead Gorgeous (1999)

Drop Dead Gorgeous (dok. Warner Bros/Drop Dead Gorgeous)

Gak pakai basa-basi, film ini sebenarnya berkutat pada sebuah kontes kecantikan yang diselenggarakan di sebuah kota kecil di Amerika Serikat. Para kontestannya datang dari SMA setempat dan punya latar belakang serta motif masing-masing. Namun, tekanan yang besar untuk menang dan membuat impresi positif justru mendorong mereka melakukan hal-hal di luar batas. Salah satu film tentang ambisi berbuah korupsi juga, nih.

  • Genre: mockumentary, satir

  • Pemain: Kirsten Dunst, Brittany Murphy, Denise Richards

  • Sutradara: Michael Patrick Jann

4. Air Doll (2009)

Air Doll (dok. Bandai Visual Company/Air Doll)

Biasa bikin film yang drama realis, dalam Air Doll, Hirokazu Koreeda mencoba keluar dari zona nyamannya. Ia mendapuk Bae Doona jadi sesosok boneka seks yang diberi jiwa dan untuk pertama kalinya bisa menarasikan perasaannya. Ia diberi nama Nozomi oleh si pemiliknya, pria lajang bernama Hideo. Satu hari, Nozomi bertransformasi jadi manusia yang bisa berbicara dan punya otonomi atas tubuhnya. Dari sini, sikap Hideo padanya berubah, menandakan keberatan atas otonomi yang diraih Nozomi.

  • Genre: satir, drama, fantasi

  • Pemain: Bae Doona, Arata Iura, Joe Odagiri

  • Sutradara: Hirokazu Koreeda

5. 100 Yen Love (2014)

100 Yen Love (dok. Film Movement/100 Yen Love)

Ichiko adalah perempuan 32 tahun yang dianggap tak punya masa depan oleh keluarganya. Terlibat konflik besar dengan sang kakak, ia memutuskan keluar dari rumah orangtuanya dan bekerja di sebuah minimarket. Di sini Ichiko mulai bertemu orang-orang baru seperti rekan kerja, bahkan pacar pertama. Gongnya, Ichiko mengalami beberapa rentetan tragedi dari interaksinya dengan beberapa pria di sekitarnya dan ia memutuskan melampiaskan amarah serta rasa frustrasinya dengan menggeluti olahraga tinju.

  • Genre: drama olahraga, satir/komedi

  • Pemain: Sakura Ando, Miyoko Inagawa, Yozaburo Ito

  • Sutradara: Masaharu Take

Beda dengan komedi biasa, satir punya kekuatannya sendiri. Humor dan sindirannya lebih nyentil dan pedas, memaksamu berpikir kritis dan mempertanyakan status quo. Gak hanya buat perempuan, audiens pria wajib tengok juga, nih, biar tak lagi nyaman saat mendengar gurauan seksis. Tertarik nonton yang mana hari ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team