Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Project Hail Mary.
Project Hail Mary (dok. MGM/Project Hail Mary)

Intinya sih...

  • Dune: Part Three akan mengadaptasi Dune Messiah dengan fokus pada konsekuensi dari status Paul Atreides sebagai penyelamat.

  • Project Hail Mary menggabungkan sains, humor, dan ketegangan dengan Ryan Gosling sebagai pemeran utama.

  • The Hunger Games: Sunrise on the Reaping memberikan perspektif baru tentang Haymitch Abernathy dan memperdalam sisi gelap Capitol.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Adaptasi novel fiksi ilmiah selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang sudah jatuh cinta lebih dulu pada ceritanya. Saat novel-novel ini dibawa ke layar lebar, ada harapan besar untuk melihat imajinasi yang dulu hanya hidup di kepala akhirnya terwujud secara visual. Tahun 2026 tampaknya akan menjadi momen emas bagi para penggemar novel sci-fi.

Deretan film yang akan rilis bukan hanya menjanjikan efek visual spektakuler, tetapi juga cerita yang lebih kompleks, emosional, dan penuh gagasan filosofis. Mulai dari kisah epik antargalaksi hingga ancaman misterius yang terasa dekat dengan dunia nyata, semua siap meramaikan bioskop tahun ini. Kira-kira film apa saja, ya?

1. Dune: Part Three

Dune: Part Two (dok. Warner Bros/Dune: Part Two)

Setelah sukses membagi novel legendaris Dune karya Frank Herbert menjadi dua film megah, Denis Villeneuve kini menghadapi tantangan yang tak kalah berat lewat Dune: Part Three. Film ini diyakini akan mengadaptasi Dune Messiah, novel lanjutan yang secara cerita jauh lebih sunyi dan politis dibanding pendahulunya.

Fokusnya bukan lagi sekadar perjalanan heroik, melainkan konsekuensi dari status Paul Atreides sebagai sosok yang dianggap penyelamat. Menariknya, Dune Messiah justru sering dianggap sebagai kritik terhadap kesalahpahaman pembaca terhadap Paul di novel pertama.

Villeneuve disebut-sebut akan meramu elemen dari beberapa buku lanjutan untuk merangkum perjalanan karakter Paul dengan lebih utuh. Dengan kualitas dua film sebelumnya yang luar biasa, rasa penasaran terhadap bagaimana cerita kompleks ini divisualisasikan jelas berada di level tertinggi.

2. Project Hail Mary

Project Hail Mary (dok. MGM/Project Hail Mary)

Project Hail Mary menjadi salah satu film sci-fi paling dinantikan karena reputasi novelnya yang luar biasa. Karya Andy Weir ini mengikuti seorang pria yang terbangun sendirian di pesawat luar angkasa tanpa ingatan, lalu perlahan menyadari bahwa nasib umat manusia ada di tangannya.

Ceritanya menggabungkan sains, humor, dan ketegangan dengan cara yang sangat menghibur. Ryan Gosling dipercaya sebagai pemeran utama, sementara kursi sutradara diisi oleh Phil Lord dan Christopher Miller yang terkenal piawai menyeimbangkan emosi dan hiburan.

Setelah kesuksesan The Martian, ekspektasi terhadap adaptasi ini sangat tinggi. Visual futuristik, nada petualangan yang ringan, dan konflik kosmik yang besar membuat film ini berpotensi menjadi salah satu tontonan sci-fi paling berkesan di 2026.

3. The Hunger Games: Sunrise on the Reaping

The Hunger Games: Sunrise on the Reaping (dok. Lionsgate/The Hunger Games: Sunrise on the Reaping)

Dunia The Hunger Games kembali diperluas lewat Sunrise on the Reaping, sebuah prekuel yang berfokus pada masa muda Haymitch Abernathy saat mengikuti Hunger Games ke-50. Novel ini memberikan perspektif baru tentang karakter yang selama ini dikenal sinis dan penuh trauma, sekaligus memperdalam sisi gelap Capitol.

Meski berstatus prekuel, ceritanya tidak terasa sekadar pengulangan. Suzanne Collins menyisipkan kejutan yang memperkaya cerita utama dan membuat tragedi di film-film sebelumnya terasa semakin pahit. Dengan sutradara yang sudah berpengalaman menangani franchise ini, filmnya diprediksi akan tetap mempertahankan nuansa brutal dan politis yang menjadi ciri khas The Hunger Games.

4. One Second After

One Second After (dok. MPI Original Films/One Second After)

Berbeda dari sci-fi futuristik kebanyakan, One Second After menawarkan kisah yang terasa sangat dekat dengan kenyataan. Film ini diadaptasi dari novel William R. Forstchen tentang Amerika yang lumpuh total setelah serangan EMP menghancurkan seluruh sistem elektronik. Ceritanya mengikuti perjuangan manusia biasa bertahan hidup di dunia yang tiba-tiba kembali ke nol.

Dengan Josh Holloway sebagai pemeran utama dan naskah yang ditulis oleh J. Michael Straczynski, film ini menjanjikan drama yang intens dan realistis. Premisnya yang sederhana namun mengerikan membuat One Second After terasa menegangkan. Jika dieksekusi dengan tepat, film ini berpotensi menjadi awal dari franchise sci-fi distopia yang kuat.

5. Cold Storage

Cold Storage (dok. Studiocanal/Cold Storage)

Cold Storage mungkin bukan judul sci-fi paling besar di 2026, tetapi justru itu yang membuatnya menarik. Film ini mengadaptasi novel karya Dave Koepp tentang dua pekerja gudang penyimpanan yang tanpa sengaja harus menghadapi jamur mematikan yang bisa mengancam umat manusia. Premisnya sederhana, namun penuh potensi ketegangan.

Didukung oleh Joe Keery, Liam Neeson, dan Georgina Campbell, film ini menjanjikan kombinasi aksi, humor, dan horor ringan. Dengan Koepp sebagai penulis novel sekaligus sineas berpengalaman di balik film-film ikonik, Cold Storage diprediksi menjadi tontonan sci-fi yang menghibur dan tidak bertele-tele.

Tahun 2026 tampaknya akan menjadi surganya adaptasi novel sci-fi, dengan cerita-cerita yang bukan hanya megah secara visual, tetapi juga kuat secara emosi dan gagasan. Nah, film mana yang paling membuatmu tidak sabar menunggu hari rilisnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team