Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

7 Jokes Dewasa di Kartun SpongeBob yang Banyak Dibicarakan Penggemar
daftar jokes dewasa di serial SpongeBob yang banyak dibicarakan penggemar (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)
  • Ada adegan SpongeBob yang dianggap menyimpan lelucon dewasa tersembunyi, mulai dari tontonan sugestif hingga sindiran soal perilaku dan budaya populer.

  • Beberapa contoh mencakup adegan menonton acara erotis, menjatuhkan sabun, hingga permintaan kostum oleh Squidward yang ditafsirkan sebagai humor berkonotasi seksual oleh penonton dewasa.

  • Meskipun banyak teori penggemar bermunculan, tafsiran tersebut masih diperdebatkan karena bisa jadi hanya humor absurd khas SpongeBob tanpa maksud vulgar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

SpongeBob SquarePants mungkin tampak seperti kartun anak-anak biasa yang ceria, kids friendly, dan penuh warna. Dari visualnya saja, serial ini terlihat ringan dan aman untuk semua umur, lengkap dengan alur cerita sederhana serta karakter yang ekspresif. Sekilas, tak ada kesan bahwa kartun ini juga menyelipkan sesuatu yang ditujukan untuk penonton dewasa. Bahkan, tak pernah ada adegan eksplisit atau hal yang secara gamblang mengarah pada konten 18+.

Namun, bagi kamu yang tumbuh bersama serial ini sejak kecil, mungkin ada momen-momen tertentu yang dulu terasa biasa saja, tapi setelah dewasa justru bikin kamu berucap, “Oh, ternyata maksudnya begitu”. Nyatanya, cukup banyak penggemar dewasa SpongeBob menyadari bahwa serial kartun ini memang kerap menyisipkan adult jokes secara halus. Bukan vulgar, melainkan lewat dialog ambigu, situasi absurd, atau sindiran sosial yang sulit dipahami anak kecil. Berikut ini daftar jokes dewasa di SpongeBob yang ramai diperbincangkan dan berhasil diulik maknanya oleh para penggemar!

1. Jokes menonton acara erotis

adegan SpongeBob menonton anemon laut menari di TV yang dianggap sebagai parodi seseorang yang menyaksikan konten soft porn (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Scene di episode "Your Shoe's Untied" saat SpongeBob tengah asyik menonton ini sekilas memang tampak biasa saja, layaknya seseorang menikmati tayangan televisi di waktu senggang. Namun, banyak penggemar yang kemudian menafsirkan adegan ini sebagai sindiran halus tentang tontonan dewasa. Sebab, karakter yang muncul di layar TV SpongeBob adalah anemon laut yang menari dengan gaya cukup sugestif. Ini menimbulkan kesan bahwa sang spons tengah menyaksikan acara berbau sensual di depan matanya.

Interpretasi ini makin kuat ketika SpongeBob terlihat panik dan buru-buru mengganti saluran ke acara olahraga saat Gary tiba-tiba muncul di sampingnya. Reaksi spontan tersebut dianggap mirip dengan seseorang yang ketahuan menonton tayangan yang “tidak seharusnya” dilihat orang lain. Meski tak pernah dijelaskan secara eksplisit, momen singkat ini jadi salah satu contoh bagaimana serial SpongeBob menyisipkan humor ambigu yang baru terasa jelas maknanya setelah penonton beranjak dewasa.

2. Jokes menjatuhkan sabun

adegan SpongeBob mengingatkan Gary untuk tidak menjatuhkan sabun ke lantai yang dianggap mereferensikan lelucon gelap di lingkungan penjara (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Saat melihat adegan di episode "Gary Takes a Bath" ketika SpongeBob mengingatkan Gary untuk tidak menjatuhkan dua sabunnya ke lantai, sekilas memang terdengar seperti nasihat biasa agar kamar mandi tidak licin dan berbahaya. Sebagai tontonan anak-anak, dialog itu tampak polos dan tidak mengandung makna apa-apa selain pesan untuk berhati-hati dan tidak teledor. Namun, sejumlah penggemar dewasa cukup jeli untuk menyadari bahwa kalimat tersebut sebagai sebenarnya adalah adult jokes tersembunyi yang diselipkan secara halus.

Dalam budaya populer Barat, frasa “menjatuhkan sabun” kerap dikaitkan dengan lelucon yang berlatar lingkungan penjara. Konotasinya merujuk pada situasi rentan ketika seseorang membungkuk untuk mengambil sabun terjatuh, yang berisiko membuat orang itu terkena pelecehan seksual dari narapidana lain. Meski di SpongeBob tak ada adegan lanjutan yang mengarah ke sana, referensi samar ini tetap jadi perbincangan hingga sekarang.

3. Jokes rambut tersembunyi

Sandy merasa aneh dengan alasan SpongeBob yang terburu-buru pulang ingin mencukur rambutnya, padahal dari penampilan luarnya sang spons tidak terlihat berambut sama sekali (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Dalam episode "The Smoking Peanut", ada adegan ketika SpongeBob tampak panik ingin membicarakan soal tiram yang menangis pada Sandy. Sayangnya, saking gugupnya karena merasa dirinya adalah dalang di balik kejadian itu, SpongeBob jadi gelisah dan terbata-bata. Ia sampai membatalkan niatnya untuk mengobrol dengan Sandy dan kabur begitu saja dengan alasan ingin mencukur rambutnya.

Sandy yang menyadari gelagat aneh itu langsung merespons setelah SpongeBob pergi dengan berkata, “SpongeBob kan tidak punya rambut,” lalu terdiam sejenak sebelum kembali berucap, “Atau dia?”. Adegan pun langsung terpotong, sehingga meninggalkan tanda tanya besar. Banyak penggemar menafsirkan ini sebagai adult jokes bahwa sang tupai mungkin saja mengira kalau SpongeBob bakal mencukur rambut kemaluannya. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa ini hanyalah sekadar humor absurd, mengingat di beberapa episode lain, SpongeBob digambarkan turut memiliki rambut di kepalanya.

4. Jokes tampil buka-bukaan untuk meraih cuan

Patrick menyarankan taktik baru pada SpongeBob untuk tampil telanjang agar penjualan mereka sukses (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Ada satu momen di episode "Chocolate with Nuts" yang jadi sorotan karena seakan menyinggung ironi kehidupan masa kini. Ketika penjualan cokelat mereka tak kunjung berhasil, Patrick tiba-tiba mengusulkan ide nyeleneh pada SpongeBob untuk tampil telanjang demi menarik perhatian. Adegan ini sering dijadikan meme sekaligus sindiran pada fenomena sekumpulan orang yang rela tampil buka-bukaan demi meraih ketenaran atau keuntungan finansial. Sekilas, jokes ini bisa dimaknai sebagai candaan soal “menjual tubuh” demi kepentingan komersial.

Namun, kalau menyimak dialog aslinya dalam bahasa Inggris, makna leluconnya jadi terasa lebih cerdas. Setelah Patrick mengusulkan tampil telanjang, SpongeBob menanggapi dengan, “No, let’s save that for when we’re selling real estate”, atau yang berarti, “Tidak, kita simpan saja itu untuk saat kita menjual properti.” Alih-alih jadi dirty jokes semata, ini justru lelucon satir tentang dunia sales atau agen properti yang kadang yang digambarkan sangat ambisius dalam menaikkan penjualan, sampai dihiperbolakan seakan-akan bisa nekat melakukan apa pun, bahkan tampil telanjang, demi keuntungan semata.

5. Jokes salah memasukkan koin

adegan saat salah satu pelanggan ikan jantan di Krusty Krab mengira Mystery adalah wahana permainan yang bisa dihidupkan dengan memasukkan koin (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Walaupun tidak sevulgar jokes lainnya, tetap saja adegan ini terasa cukup konyol. Sewaktu kecil, kamu mungkin tidak mengerti sama sekali maksud scene di episode "My Pretty Seahorse" saat salah satu pelanggan ikan di depan Krusty Krab mendadak ditendang oleh Mystery si kuda laut, usai berniat memasukkan koin. Adegan itu memang tidak memperlihatkan secara eksplisit ke mana koin tersebut hendak dimasukkan.

Namun, banyak penonton berteori bahwa koin itu diarahkan ke area dubur atau lubang belakang sang kuda laut. Itulah sebabnya, Mystery spontan menendang karakter ikan jantan itu karena kaget sekaligus merasa diperlakukan tidak sopan. Apalagi, pelanggan tersebut tampaknya mengira Mystery hanyalah wahana odong-odong berbentuk kuda yang bisa dinyalakan dengan koin. Padahal, jelas sekali kalau ia adalah makhluk hidup, bukannya mesin hiburan.

6. Jokes hubungan romansa yang tak biasa

SpongeBob menonton acara TV yang menampilkan fenomena age gap dalam hubungan romantis (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Dalam episode "Rule of Dumb", ada adegan pembuka ketika SpongeBob sedang asyik menonton televisi dan diperlihatkan tengah menyaksikan program semacam sinetron. Di tayangan itu, tampak seekor ikan betina mengaku pada karakter ikan jantan bahwa ia memiliki sosok lain, yang ternyata adalah kakek si ikan jantan tersebut. Karena adegannya sangat cepat dan hanya muncul sekilas, semasa kecil kita mungkin tidak punya impresi apa-apa dan menganggapnya sekadar dialog aneh khas kartun ini.

Namun, ketika beranjak dewasa, banyak penonton mulai menyadari bahwa adegan satu ini terasa seperti lelucon dewasa. Relasi yang disinggung mengarah pada hubungan dengan perbedaan usia sangat jauh, seperti fenomena sugar daddy atau hubungan yang secara usia terpaut layaknya kakek dan cucu. SpongeBob memang tidak menjelaskannya secara gamblang, tapi selipan singkat ini cukup untuk memicu interpretasi berbeda di kalangan penonton yang kini berusia matang.

7. Jokes fetish seragam

SpongeBob mengenakan outfit ala maid saat melayani Squidward di kasur (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants)

Saking hilangnya urat malu dan rasa sungkan Squidward, ia sampai semena-mena menyuruh SpongeBob, tetangga sekaligus rekan kerjanya itu untuk terus melayaninya di kasur yang sebenarnya bukan miliknya. Terlebih lagi, ketika mengetahui SpongeBob tidak mengenakan seragam, ia langsung menyuruhnya keluar untuk mengganti pakaian sesuai yang ia request. Adegan sekilas di episode "Can You Spare a Dime?" ini memang terlihat lucu saat ditonton. Tapi mungkin sempat bikin bingung, kenapa Squidward punya permintaan spesifik soal kostum, dan kenapa pula SpongeBob mau-mau saja menurutinya, walau kenyataannya ia perlu memakai seragam ala pelayan wanita.

Usut punya usut, meskipun adegan ini tampak polos karena muncul di serial kartun seperti SpongeBob, banyak penonton dewasa menganggap ini sebagai adult jokes terselubung. Permintaan mengenakan seragam atau kostum kerap dikaitkan dengan fetish tertentu dalam aktivitas seksual orang dewasa, di mana ada yang menyukai pasangan tampil cosplay demi memuaskan fantasi pribadi mereka. Walaupun adegan aslinya tidak terlihat cabul sama sekali, konteks situasinya cukup membuat penonton dewasa langsung menangkap makna tersiratnya.

Apakah kamu cukup kaget mengetahui arti asli dari jokes dan adegan di SpongeBob yang dulu semasa kecil belum kamu pahami? Cukup mengejutkan memang menyadari bahwa kartun sepolos dan seceria ini ternyata menyelipkan adult jokes di beberapa momennya.

Namun, di sisi lain, tak semua orang sepakat bahwa definisi tersebut benar adanya, karena bisa saja adegan-adegan tadi hanyalah humor absurd khas SpongeBob yang kemudian ditafsirkan berlebihan oleh penonton dewasa. Jadi, menurutmu sendiri, apakah semua teori penggemar tadi masuk akal, atau sebenarnya semuanya cuma lucu-lucuan polos yang tak ada kaitannya dengan hal 18+ sama sekali?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team