Judul film sering kali memberi kesan bahwa tokoh yang namanya terpampang besar-besar adalah pusat cerita. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Ada banyak film populer yang justru menjadikan karakter lain sebagai penggerak utama cerita, sementara tokoh di judul hanya berfungsi sebagai pemicu konflik atau simbol tertentu.
Fenomena ini menarik, karena sering kali baru terasa setelah filmnya selesai ditonton. Penonton sadar bahwa perhatian emosional, sudut pandang, dan perkembangan karakter justru lebih kuat pada sosok lain. Berikut lima contoh karakter di judul film yang ternyata bukan pemeran utama sebenarnya. Apakah kamu ikut trekecoh juga?
