5 Karakter Film Harry Potter yang Sama Persis dengan Versi Bukunya

- Minerva McGonagall, profesor tegas dan kuat yang sama persis di buku dan film
- Cedric Diggory, juara Hogwarts yang diperankan Robert Pattinson dengan kesetiaan pada karakter bukunya
- Molly Weasley, ibu tangguh dan penuh kasih sayang yang diwujudkan dengan sempurna oleh Julie Walters
Banyak hal yang hilang ketika suatu buku diadaptasi ke layar lebar. Nah, hal ini dirasakan betul dari seri tujuh novel Harry Potter, yang pertama kali dijual di toko buku pada 1997 dengan buku Harry Potter and the Sorcerer's Stone. Kemudian, buku ini diadaptasi menjadi film pada 2001 hingga seri delapan bagian (buku terakhirnya Harry Potter and the Deathly Hallows dibagi menjadi dua bagian).
Nah, dari sekian banyak karakter Harry Potter yang digambarkan di layar dalam franchise filmnya, mana yang paling setia pada versi sastranya, ya? Sayangnya, Harry gak masuk dalam daftar ini. Meskipun begitu, akting Daniel Radcliffe di layar berhasil ngasih sentuhan hebat pada Bocah yang Selamat. Selain itu, Hermione Granger (yang diperankan Emma Watson), juga digambarkan berbeda dari bukunya. Dalam film, Hermione lebih pintar dan tenang ketimbang Hermione yang suka bingung dan sering panik yang digambarkan di halaman buku Harry Potter. Ada pula Ron yang malah beda jauh dari bukunya.
Kendati demikian, beberapa pemilihan pemeran untuk franchise film Harry Potter bisa dibilang cukup sempurna. Para aktor yang memerankan karakter-karakter ini ternyata sama persis seperti dibukunya, lho. Berikut lima karakter Harry Potter dari film yang digambarkan sama persis seperti di buku. Siapa saja, ya?
1. Minerva McGonagall

Diperkenalkan saat Harry, Ron, dan Hermione pertama kali tiba di Sekolah Sihir Hogwarts di kelas baru mereka (di bawah pengawasan penjaga halaman Hogwarts, Rubeus Hagrid, yang diperankan oleh mendiang Robbie Coltrane), Profesor Minerva McGonagall (diperankan mendiang Maggie Smith), bukanlah orang yang bisa dilawan. Ia adalah sorang penyihir tegas dan sangat kuat yang bisa berubah menjadi kucing sebagai Animagus (keterampilan yang dimiliki oleh penyihir yang sangat berbakat). Adapun, Profesor Minerva McGonagall merupakan profesor Transfigurasi di Hogwarts—mata pelajaran yang sangat sulit.
Selain itu, Profesor Minerva McGonagall adalah wakil kepala sekolah Hogwarts. Ia bekerja sama dengan kepala sekolah Albus Dumbledore (diperankan Richard Harris dalam dua film pertama dan Michael Gambon untuk sisa franchise setelah Harris meninggal). Meskipun tegas, Profesor Minerva McGonagall juga sangat mendukung Harry di Hogwarts.
Nah, ketika Pangeran Kegelapan Voldemort (diperankan Ralph Fiennes) dan para pendukungnya menyerang Hogwarts dalam Harry Potter and the Harry Potter and the Deathly Hallows—Part 2 (2011), Profesor Minerva McGonagall berada di garis depan dengan mengirimkan gargoyle Hogwarts ke medan pertempuran dengan mantra pertahanan.
Mendiang Dame Maggie Smith, yang meninggal pada 2024 lalu, merupakan pilihan yang tepat untuk memerankan Profesor Minerva McGonagall. Jika kamu pernah membaca semua seri buku Harry Potter, pasti kamu agak kaget, sih, ketika pertama kali melihatnya memerankan karakter tersebut di layar. Sebab, peran Maggie Smith sangat mirip seperti karakter aslinya di buku. Baik saat dia kesal dengan Harry, Ron, dan Hermione atau saat dia melindungi Hogwarts dan para muridnya.
2. Cedric Diggory

Cedric Diggory pertama kali diperkenalkan dalam buku Harry Potter and the Prisoner of Azkaban sebagai siswa di asrama Hogwarts, Hufflepuff. Fun fact, di Hogwarts sendiri ada empat asrama, seperti Hufflepuff yang mewakili pekerja keras, Slytherin yang mewakili kecerdikan, Ravenclaw yang mewakili kecerdasan, dan Gryffindor yang mewakili para pemberani. Nah, kamu pasti tahu, sih, Harry dan gengnya ada di asrama yang mana.
Cedric Diggory nyaris mengalahkan Harry dalam pertandingan Quidditch saat keduanya menjadi Seeker. Dalam buku berikutnya, Harry Potter and the Goblet of Fire, Turnamen Triwizard yang terkenal bahaya itu diadakan di Hogwarts. Dalam turnamen, akan dipilih tiga juara, satu dari Hogwarts, satu dari sekolah Prancis Beauxbatons, dan satu dari sekolah Eropa Timur Durmstrang. Durmstrang sendiri punya bintang Quidditch terkenal bernama Viktor Krum (diperankan Stanislav Yanevski). Nah, rupanya, Piala Api memilih Fleur Delacour (diperankan Clémence Poésy) dari Beauxbatons bersama Cedric Diggory, yang mewakili Hogwarts. Kemudian Piala Api itu tiba-tiba eror dan memilih Harry sebagai juara Hogwarts kedua.
Meskipun Cedric Diggory harus bersaing dengan Harry, tapi keduanya justru bekerja sama. Dalam film, Cedric diperankan oleh bintang Twilight dan The Batman, Robert Pattinson. Walaupun ia gak lama berada di franchise ini, karena Cedric dibunuh oleh Voldemort dan anak buah Voldemort, Peter Pettigrew (diperankan Timothy Spall) di akhir Harry Potter and the Goblet of Fire, Robert Pattinson justru berhasil menghidupkan peran tersebut selama di layar. Perannya pun sangat mirip seperti di buku.
3. Molly Weasley

Harry selamat dari serangan Voldemort saat masih bayi karena ibunya yang bernama Lily melindunginya dan mengorbankan nyawanya. Jadi, peran ibu sangat penting dalam franchise Harry Potter dan itu sangat diwakili oleh Molly Weasley (diperankan oleh Julie Walters).
Ibu dari tujuh anak ini—anak sulung Bill (diperankan Domhnall Gleeson), Charlie (gak terlihat dalam film), si kembar Fred dan George (diperankan James dan Oliver Phelps), dan satu-satunya anak perempuan dalam keluarga, Ginny (diperankan Bonnie Wright)—mengingatkan kita betapa tangguhnya Molly sebagai seorang ibu. Di sisi lain, Molly adalah seorang istri yang penuh kasih sayang. Meskipun kadang cerewet dengan suaminya sendiri, Arthur Weasley (diperankan Mark Williams).
Nah, karakter Molly Weasley ini patut diperhitungkan. Apalagi ketika ia menganggap Harry sebagai anaknya sendiri. Ia selalu menyambut Harry pulang ke rumah keluarga Weasley (The Burrow) setiap musim liburan dan selalu menyediakan makanan lezat dengan kemampuan sihirnya.
Julie Walters sendiri merupakan seorang aktris Inggris yang dihormati. Ia dianggap berhasil memerankan karakter Molly sebagai ibu yang protektif dan penuh kasih sayang. Akting Walters dengan Williams juga terasa chemistry-nya, sama dengan Arthur dan Molly yang mungkin kamu baca dalam novel Harry Potter. Gak hanya ibu yang tangguh, Molly juga punya kemampuan sihir yang mumpuni, baik dalam buku maupun film Harry Potter and the Deathly Hallows. Yap, Molly melindungi putri semata wayangnya dari kematian.
4. Neville Longbottom

Diperkenalkan dalam buku dan film pertama sebagai salah satu teman sekelas Harry di Hogwarts—yang juga masuk asrama Gryffindor bersama Harry, Ron, dan Hermione—,Neville Longbottom diperankan oleh Matthew Lewis. Ia merupakan anak yang canggung, bahkan digambarkan polos dan bodoh di awal kisahnya. Bahkan sebelum tiba di Hogwarts, Neville berlarian di Hogwarts Express mencari kodoknya yang hilang, yang ia beri nama Trevor.
Gak hanya itu, setiap kali Neville Longbottom mengucapkan mantra di kelas, dia selalu cemas sendiri dan takut salah. Ternyata, kecemasan Neville, terutama ketika ia berhadapan dengan Profesor Severus Snape (yang diperankan mendiang Alan Rickman), cuma menutupi kekuatan sihirnya yang luar biasa. Dalam buku kelima, Harry Potter and the Order of the Phoenix, Harry akhirnya tahu kalau orangtua Neville, yaitu Frank dan Alice Longbottom, diculik dan disiksa hingga mengalami gangguan jiwa oleh pengikut setia Voldemort. Inilah alasan kenapa Neville dibesarkan oleh neneknya, Augusta Longbottom, yang merupakan karakter minor dalam novel.
Namun, ketika beberapa penjahat itu melarikan diri dari penjara sihir Azkaban, tekad Neville Longbottom semakin kuat. Sejak saat itu, ia berlatih bersama Harry untuk menjadi penyihir yang lebih kuat. Neville membuktikan kalau dia sangat berbakat selama pertarungan dalam buku dan film di Departemen Misteri Kementerian Sihir. Ia juga merupakan bagian penting dari Pertempuran Hogwarts dalam Harry Potter and the Deathly Hallows.
Di samping itu, seiring bertumbuhnya usia, dari seorang anak laki-laki yang pemalu dan berpipi merah, Neville berubah menjadi seorang laki-laki yang gigih dan cakap. Nah, perubahan ini juga dialami Matthew Lewis di dunia nyata. Sepanjang film Harry Potter, aktingnya sangat sempurna, memadukan humor, kehangatan, dan keberanian. Nah, saat Neville membunuh ular setia Voldemort (dan Horcrux-nya) Nagini di Harry Potter and the Deathly Hallows— Part 2, itu sudah cukup meyakinkan penonton kalau Neville sama dengan dibukunya.
5. Bellatrix Lestrange

Helena Bonham Carter bisa dibilang merupakan aktris yang sangat berbakat dan terkenal karena berbagai peran, mulai dari film-film berlatar sejarah, seperti Howards End (1992) hingga peran-peran unik, seperti Mrs. Lovett yang pengecut dalam film adaptasi Sweeney Todd: The Demon Barber of Fleet Street (2007) karya Tim Burton. Jadi, siapa yang diperankan Carter dalam franchise Harry Potter? Sebenarnya kamu pasti sudah gak asing, sih, dengan wajahnya dalam film Harry Potter.
Dalam Harry Potter and the Order of the Phoenix, Helena Bonham Carter berperan sebagai Bellatrix Lestrange, Pelahap Maut Voldemort yang paling setia. Ia punya darah murni dan merupakan sepupu dari ayah baptis Harry, Sirius Black (diperankan Gary Oldman). Namun, Bellatrix justru membunuh Sirius di akhir film Harry Potter and the Order of the Phoenix, di depan Harry selama pertempuran di Departemen Misteri. Harry pun bersumpah untuk membalas dendam kepadanya. Mereka bertemu di empat film terakhir Harry Potter (Harry Potter and the Half-Blood Prince dan kedua bagian Deathly Hallows).
Bellatrix sendiri dikalahkan oleh Molly Weasley saat Pelahap Maut itu mencoba menyerang Ginny selama Pertempuran Hogwarts. Nah, dalam buku, Harry mendekatinya ketika Bellatrix melihatnya mengejar Ginny sampai akhirnya Molly datang dan menghalangi Bellatrix. Kalau di film, Molly yang menangani Bellatrix sepenuhnya. Gak ada kehadiran Harry.
Helena Bonham Carter sendiri sangat sempurna memerankan Bellatrix Lestrange. Yap, karakter yang suka mencibir dan menjerit-jerit seperti hantu ini memang identik banget dengan kekejaman. Aktingnya pun sangat luar biasa dalam Harry Potter and The Deathly Hallows —Part 1, ketika ia harus memerankan Hermione Granger yang menyamar sebagai Bellatrix dengan bantuan Ramuan Polijus. Gak kebayang, deh, Bellatrix tanpa Helena Bonham Carter.
Banyak plot dan bahkan beberapa karakter dari buku-buku Harry Potter yang dihilangkan saat diadaptasi ke layar lebar. Beberapa karakternya, seperti Ron Weasley yang diperankan oleh Rupert Grint, mengalami perubahan dari halaman ke layar. Namun, lima karakter di atas justru konsisten dengan sifat dan karakter mereka dalam buku. Misalkan ada perubahan, itu sangat kecil, dan gak punya pengaruh yang berarti sama sekali.


















