4 Kemenangan Adolescence di Golden Globes 2026, Borong Piala!

- Adolescence memenangkan Best Limited Series di Golden Globes 2026
- Stephen Graham meraih penghargaan Best Actor in a Limited Series
- Erin Doherty dan Owen Cooper juga meraih penghargaan Best Supporting Actress dan Actor in a Limited Series
Nama Stephen Graham begitu cemerlang di musim penghargaan tahun ini. Bukan tanpa sebab, limited series yang digarapnya bersama Jack Thorne, Adolescence (2025), menyuguhkan tontonan yang intens dan realistis.
Terdiri dari empat episode, Adolescence tampil menonjol lewat teknik one-take atau pengambilan gambar tanpa putus di setiap episodenya. Emosi penonton turut dibuat naik turun dengan performa akting para aktor yang tanpa cela.
Tidak mengherankan jika di sepanjang musim penghargaan, Adolescence menyapu bersih penghargaan dalam kategori limited series. Terbaru, Adolescence berjaya di Golden Globes. Berikut ini empat kemenangan Adolescence di Golden Globes 2026 yang tuai pujian dan tepuk tangan meriah.
1. Best Limited Series

Kerja keras Stephen Graham dan Jack Thorne dalam merealisasikan proyek ambisius mereka terbayarkan lewat penghargaan Best Limited Series. Sebagai kreator, keduanya merajut isu tekanan psikologis remaja dan ambiguitas kedudukan hukum dalam menangani aksi kejahatan serius yang dilakukan oleh remaja. Mengingat pelaku berada di usia transisi, batas antara status anak dan dewasa pun menjadi kabur. Hal tersebut jadi kunci bagaimana Adolescence menghadirkan intensitas emosi yang begitu tinggi dalam narasinya.
Pondasi narasi yang solid turut diperkuat dengan penyutradaraan Philip Barantini. Teknik one-take yang digunakan memegang peran penting dalam membangun rasa cemas dan urgensi yang dialami para karakter. Dengan teknik editing yang tepat, setiap detiknya terasa begitu realistis dan menegangkan.
2. Best Actor in a Limited Series

Tidak hanya aktif di balik layar sebagai kreator dan penulis naskah, Stephen Graham turut menunjukkan kemampuannya sebagai aktor. Berperan sebagai Eddie Miller, seorang ayah yang dunianya hancur seketika, Graham diganjar penghargaan Best Actor in a Limited Series.
Transisi emosi dari seorang ayah yang protektif menjadi sosok yang diliputi keraguan dan ketakutan dibawakan dengan sempurna. Ditambah jarak dari satu adegan ke adegan lainnya terbilang panjang, kita dapat merasakan beban yang dipikul Eddie hanya melalui raut muka dan tatapan matanya.
3. Best Supporting Actress in a Limited Series

Tampil memukau sebagai Briony Ariston, Erin Doherty menyabet penghargaan Best Supporting Actress in a Limited Series. Sudah sepatutnya, mengingat Doherty sukses menghidupkan karakter tersebut sebagai sosok yang menjaga objektivitas di tengah situasi yang sangat emosional.
Dengan format one-shot, karakteristik Ariston yang tenang namun tajam begitu kontras dengan situasi yang dihadapi oleh keluarga Miller. Memberikan lapisan moralitas yang kompleks dalam menangani kasus yang rumit dan sensitif.
4. Best Supporting Actor in a Limited Series

Sebagai aktor pendatang baru, Owen Cooper yang masih berusia 16 tahun telah mengukir sejarah. Cooper menjadi aktor peraih penghargaan Best Supporting Actor in Limited Series termuda di sepanjang sejarah Golden Globes, Emmy, dan Critic Choice Awards.
Aktingnya sebagai Jamie Miller, remaja yang dituduh melakukan pembunuhan brutal, merupakan jantung dari Adolescence. Cooper berhasil menggambarkan kegelisahan yang dialami remaja ketika merasa terjepit antara masa kecil yang aman dan realitas kehidupan yang kejam dengan akurat. Kemampuannya mengimbangi aktor lain dengan jam terbang tinggi dalam teknik one-shot menunjukkan bakat alaminya sebagai aktor. Terutama dalam adegan interogasi yang menguras emosi, Copper layak mendapatkan penghargaan tersebut.
Adolescence mulanya digarap sebagai limited series. Namun dengan masifnya kesuksesan yang diraih di musim penghargaan tahun ini, Netflix nampaknya ingin mengulang kesuksesan yang sama di masa mendatang. Baru-baru ini, kreator Stephen Graham dan Jack Thorne mengungkap tidak menutup kemungkinan untuk Adolescence mendapatkan musim keduanya. Jika hal tersebut terjadi, fokus ceritanya bukan lagi berfokus pada Jamie.


















