Pelangi di Mars masuk ke dalam jajaran karya lokal yang tayang di momen Lebaran 2026. Film garapan Upie Guava ini pun datang membawa genre sci-fi keluarga ke level baru di Indonesia. Proses penggarapannya diketahui telah dimulai sejak 2020 lalu.
Dengan teknologi canggih dan konsep futuristik, film ini sempat digadang-gadang jadi gebrakan baru di industri. Namun alih-alih menuai pujian penuh, film ini justru ramai dikritik sejak awal penayangan. Perdebatan panas ini sontak ramai di media sosial. Waduh, kenapa, ya?
